RADAR JOGJA – Persija Jakarta berupaya meraih kemenangan kelima secara beruntun saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan BRI Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Solo pada Kamis (20/11) malam.
Pelatih Persija, Mauricio Souza mengakui tim besutannya ingin bermain di Jakarta, di depan dukungan The Jakmania yang memberikan stimulus motivasi dan gairah.
Namun karena situasi mendesak hal tersebut tidak dapat dilakukan dan venue pertandingan dipindahkan ke Solo.
“Tentu saja kami ingin bermain di Jakarta. Di stadion kami dengan penonton kami. Tapi kami mengerti situasinya,” ujar Mauricio.
Mauricio menambahkan Persija datang ke Solo dengan perasaan senang, apalagi rentetan hasil kemenangan dalam empat laga terakhir.
Kemenangan dalam laga ini akan memperpanjang hasil positif Macan Kemayoran dan memangkas selisih dari pemuncak klasemen sementara, Borneo FC.
“Soal hasil, kami tentu punya target yang ingin dicapai di kompetisi ini. Ketika bermain di kandang, kami wajib meraih tiga poin. Itu yang kami harapkan dan kami kejar pada pertandingan,” imbuhnya.
Pelatih asal Brasil tersebut mengakui Persik merupakan tim yang sangat kuat.
Menurutnya, Macan Putih merupakan sebuah tim yang memiliki organisasi yang baik dan akan memaksa Persija bekerja keras.
“Kami harus fokus total. Siapa pun lawannya, kami harus fokus untuk tiga poin,” jelasnya.
Persija tatap pertandingan ini dengan rasa percaya diri setelah empat kemenangan beruntun atas Persebaya (3-1), Madura United (1-0), PSBS (3-1), dan Arema FC (2-1).
Editor : Satria Putra Sejati