Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Irvan Mofu Kembali Jadi Pahlawan PSS Sleman, Cetak Gol Penentu Kemenangan Sekaligus Antar ke Puncak Klasemen

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 18 November 2025 | 05:18 WIB

 

JURU SELAMAT: Pemain PSS Sleman berselebrasi setelah mencetak gol di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Senin 18/11/2025).
JURU SELAMAT: Pemain PSS Sleman berselebrasi setelah mencetak gol di Maguwoharjo International Stadium (MagIS) Senin 18/11/2025).
  

SLEMAN - Irvan Mofu kembali muncul sebagai juru selamat PSS Sleman. Bermain di International Stadium (MagIS), Senin (17/11) malam, pemain bernomor punggung 88 itu menjadi penentu kemenangan Laskar Sembada. Sebab dari golnya di masa injury time atau tepatnya di menit ke-98 itu berhasil mengantarkan Super Elja meraih kemenangan 2-1 dari tim Macan Muria.

Atas tambahan tiga poin di pekan ke-11 kompetisi Championship musim 2025/2026 itu juga sekaligus membuat PSS semakin nyaman bertengger di puncak klasemen dengan raihan 26 poin. Sementara atas kekalahan ini membuat Persiku Kudus masih betah di posisi kedelapan klasemen sementara dengan raihan 7 poin.

Meski begitu, kemenangan yang diraih PSS di laga kali ini terbilang tidak mudah. Sebab di pertandingan ini anak-anak Bumi Sembada harus dipaksa bekerja keras sepanjang 90 menit plus waktu tambahan.

Jalannya pertandingan pun begitu sangat menarik. Kedua tim bisa saling jual beli serangan.  PSS yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri, sebenarnya langsung tancap gas. Tapi saat pertandingan baru berjalan sembilan menit, papan skor sudah berubah.

Melalui skema serangan balik (counter attack) yang cepat dan mematikan, striker asing Persiku Kudus Igor Da Silva Costa sukses merobek jala PSS Sleman. Sehingga Persiku Kudus unggul terlebih dahulu dengan skor 0-1.

Unggul satu gol membuat Persiku Kudus kian agresif. Namun PSS juga tak mau kalah. Pada menit ke-28, publik Maguwoharjo sempat bersorak ketika Saiful Djoge menceploskan bola usai menerima umpan matang Irvan Mofu.

Namun, selebrasi itu terhenti. Wasit menganulir gol tersebut setelah hakim garis mengangkat bendera. Hakim garis menilai Irvan Mofu sudah berada dalam posisi offside sebelum melepaskan umpan. Alhasil hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis yang menyadari lini tengahnya tidak berjalan langsung melakukan sejumlah rotasi untuk menyegarkan permainan. Keputusan yang diambil itu pun tak sia-sia.

Baru dua menit peluit babak kedua dibunyikan, tepatnya di menit ke-47, gawang Persiku langsung jebol. Junior Haqi yang masuk sebagai pemain pengganti sukses memenangi duel udara dan menanduk bola masuk ke gawang usai memanfaatkan umpan silang akurat dari Arda Alfareza. Kedudukan pun menjadi imbang 1-1 dan membuat laga makin panas.

Tidak ingin kehilangan poin penuh di kandang, PSS merespons dengan bermain lebih terbuka. Serangan demi serangan dilancarkan, namun pertahanan Macan Muria tampil disiplin.

Drama sesungguhnya terjadi di penghujung laga. Ketika pertandingan tampaknya akan berakhir seri, Irvan Mofu yang dipercaya menggantikan Gustavo Tocantins menunjukkan kelasnya. Tepat di menit ke-98, bermula dari umpan cerdik Cloudio Faiera Mutzi, Mofu yang berdiri bebas dengan tenang sukses menaklukkan kiper lawan.

Gol itu sekaligus menyudahi perlawanan Persiku Kudus. Skor 2-1 menjadi hasil akhir laga yang sengit di pekan ke-11 kompetisi Championship musim 2025/2026 ini.

Usai pertandingan, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menyebut laga kali ini berjalan sangat luar biasa. Meski di menit awal timnya sempat ketinggalan, berkat kerja keras semua pemain akhirnya PSS sukses meraih kemenangan.

"Semua pemain bermain dengan hati dan kolektivitas. Akhirnya kami membalas di menit akhir. Ini luar biasa kami tau kesusahan melakukan finishing. Tapi semua luar biasa termasuk para suporter kami juga berterimakasih," ujarnya.

Gelandang muda PSS Cloudio Faiera Mutzi mengaku, meski pertandingan ini merupakan debut perdana baginya, ia merasa sangat senang karena timnya bisa meraih tiga poin di laga kali ini.

"Semoga ke depan kami bisa meraih hasil positif lagi. Semoga kami bisa menampilkan permainan terbaik di setiap pertandingan. Jangan berpuas diri kami masih banyak pertandingan agar bisa naik ke Liga 1," tegasnya.

Sementara itu Pelatih Persiku Kudus Bambang Sumantri menjelaskan, sebenarnya timnya datang ke Sleman ingin meraih kemenangan. Akan tetapi kemenangan itu pupus di menit-menit akhir. "Pemain kurang fokus. Tapi kami apresiasi pemain yang sudah bermain fight," ujarnya. (ayu/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#irfan mofu #ansyari lubis #hakim garis #kompetisi #laskar sembada #persiku kudus #PSS Sleman #kemenangan #Maguwoharjo #Bumi Sembada #Gelandang Muda #Super Elja