Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelatih Italia Gennaro Gattuso Desak FIFA Rubah Proses Kualifikasi Piala Dunia Eropa

Satria Putra Sejati • Sabtu, 15 November 2025 | 19:52 WIB
Pelatih tim nasional Italia, Gennaro Gattuso desak FIFA ubah sistem kualifikasi Piala Dunia Eropa
Pelatih tim nasional Italia, Gennaro Gattuso desak FIFA ubah sistem kualifikasi Piala Dunia Eropa

RADAR JOGJA - Pelatih Italia, Gennaro Gattuso mendesak FIFA untuk mengubah proses kualifikasi Piala Dunia setelah juara dunia empat kali itu harus menang telak 9-0 atas Norwegia pada hari Senin untuk menghindari tempat di babak playoff Eropa untuk kualifikasi ketiga berturut-turut.

Azzurri meraih kemenangan keenam dalam tujuh pertandingan Grup I dengan kemenangan 2-0 atas Moldova di Chisinau pada Jumat.

Namun, dengan Norwegia sebagai pemuncak klasemen dengan tujuh kemenangan beruntun, selisih gol mereka yang jauh lebih unggul berarti Italia harus mengalahkan tim asuhan Stale Solbakken dengan selisih sembilan gol di Milan untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Italia, yang berada di peringkat kesembilan dalam peringkat dunia FIFA, gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022 setelah kalah di babak playoff melawan Swedia dan Makedonia Utara.

Eropa diberikan 16 tempat kualifikasi oleh FIFA untuk Piala Dunia yang diikuti 48 tim, tetapi dengan babak playoff yang kembali mendekat, Gattuso mengatakan bahwa perubahan diperlukan untuk memastikan keadilan dalam prosesnya.

"Di masa saya, runner-up grup terbaik langsung lolos ke Piala Dunia, sekarang aturannya telah berubah," kata Gattuso. "Untuk mengubah aturan, Anda perlu memberi tahu pihak yang menyelenggarakan turnamen ini," lanjutnya.

"Rekor enam kemenangan Italia di kualifikasi? Anda harus bertanya kepada orang-orang yang membuat grup dan aturan," imbuhnya.

"Pada tahun 1990 dan 1994, ada dua tim Afrika (tiga lolos pada tahun 1994), sekarang tinggal sembilan. Ini bukan kontroversi, tetapi ada kesulitan, dan kami sangat memahaminya," jelasnya.

"Jika kita melihat Amerika Selatan, di mana enam dari 10 tim langsung lolos ke Piala Dunia dan tim ketujuh harus bermain playoff dengan tim dari Oseania, hal itu memang menimbulkan penyesalan dan kesedihan tersendiri. Itulah kekecewaannya. Sistem di Eropa perlu diubah," tegasnya.

Para pemain Italia menjadi sasaran cemoohan dan nyanyian negatif dari 400 pendukung yang bertandang di Moldova setelah membutuhkan 88 menit untuk membuka skor melawan tim yang kurang beruntung di grup tersebut.

Dan Gattuso, yang menggantikan Luciano Spalletti sebagai pelatih pada bulan Juni setelah kekalahan di awal musim melawan Norwegia, membalas para penggemar atas perlakuan mereka terhadap para pemainnya.

"Ini bukan saatnya untuk menyuruh para pemain mencari pekerjaan," katanya. "Sejujurnya, saya tidak terima dengan ejekan para penggemar," lanjutnya.

"Sekarang kita semua harus tetap bersatu. Jauh di lubuk hati, saya bahkan berpikir mereka bisa kalah dalam pertandingan ini mengingat betapa banyak perubahan yang telah kami buat karena cedera, tetapi mereka yang masuk bermain dengan baik," pungkasnya.

Editor : Satria Putra Sejati
#italia #eropa #proses #gennaro gattuso #kualifikasi #FIFA #piala dunia