RADAR JOGJA - Thomas Tuchel telah memperingatkan Jude Bellingham bahwa ia akan menghadapi persaingan dengan Morgan Rogers untuk bermain sebagai pemain nomor punggung 10 tim nasional Inggris sekembalinya ke skuad.
Bellingham tidak ikut dalam pertandingan internasional bulan lalu melawan Wales dan Latvia karena ia sedang memulihkan kebugarannya pasca operasi bahu.
Rogers tampil mengesankan selama absennya Bellingham, dan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Serbia di Wembley, Tuchel ditanya apakah gelandang Aston Villa dan Bellingham bisa bermain di tim yang sama.
"Saya tidak tahu. Saya rasa begitu, tapi tentu saja tidak keduanya di posisi yang sama," ujar Tuchel.
"Daripada mencari posisi untuk pemain terbaik agar mereka tetap berada di lapangan, mungkin lebih baik menempatkan semua pemain di posisi terbaik dan berkompetisi. Jadi, saat ini persaingannya hanya di antara mereka berdua. Mereka berteman, jadi ini juga bisa menjadi persaingan yang bersahabat. Tidak harus bermusuhan, dan tidak harus saling membenci," imbuhnya.
"Mereka saling menghormati, berteman, dan saat ini mereka bersaing untuk posisi yang sama. Bisakah mereka bermain bersama? Ya, tetapi dalam struktur yang berbeda dari yang mungkin, dan saat ini bukan saat yang tepat untuk mengubah struktur kami," lanjutnya.
Kembalinya Bellingham telah menarik banyak perhatian mengingat gelandang Real Madrid itu masuk dalam skuad Inggris pertamanya sejak Tuchel mempertanyakan beberapa hal terkait perilakunya setelah kekalahan dari Senegal dalam pertandingan persahabatan bulan Juni lalu.
Tuchel memuji semangat dan hasrat yang ditunjukkan Bellingham, tetapi mengatakan ada beberapa hal dari sikapnya yang dianggap menjijikkan" oleh ibunya, sebuah komentar yang kemudian ia minta maaf.
Bellingham ingin dipanggil pada bulan Oktober, tetapi Tuchel memilih untuk tetap bersama tim yang telah tampil sangat baik sebelumnya.
"Dia pantas kembali seperti yang lainnya. Dia pantas kembali, senang dia kembali, suasananya sudah bagus dalam dua hari terakhir," ungkapnya.
"Semua orang senang berada di kamp. Kompetisinya ketat, suasananya ringan. Semua orang senang berada di kamp dan sikap serta energi di lapangan latihan sudah sesuai dengan yang kami inginkan," jelasnya.
"Jadi, kami masih punya satu sesi latihan lagi untuk bisa kompetitif besok, dan Jude tentu saja ikut serta," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati