Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jogja Jadi Tuan Rumah Ajang Bulutangkis International, Ratusan Atlet dari 12 Negara Siap Tampil di GOR Among Rogo

Adib Lazwar Irkhami • Selasa, 11 November 2025 | 03:22 WIB
Ketua Panitia Pelaksana wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025 Armand Darmadji bersama Ketua PBSI DIJ KPH Yudonegoro dan pelatih Pelatnas PBSI, serta para atlet.
Ketua Panitia Pelaksana wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025 Armand Darmadji bersama Ketua PBSI DIJ KPH Yudonegoro dan pelatih Pelatnas PBSI, serta para atlet.

JOGJA - Sebanyak 258 atlet dari 12 negara bakal meramaikan wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025 di GOR Among Rogo Jogja. Ratusan atlet itu bakal bertanding selama dua minggu, 11-16 November 2025 dan berlanjut di minggu berikutnya pada 18-23 November 2025 untuk memperebutkan total hadiah USD 20.000.


Ke-12 yang ikut ambil bagian di ajang ini adalah Malaysia, Chinese Taipei, Korea, Thailand, India, Australia, Srilangka, Vietnam, Amerika Serikat, UAE, Brunei Darussalam dan tuan rumah Indonesia. Dalam kesempatan ini, Indonesia mengirimkan wakilnya dengan jumlah terbanyak 144 atlet dan disusul Malaysia dengan 59 atlet.


Ketua Panitia Pelaksana wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025 Armand Darmadji menjelaskan alasan pihaknya menunjuk Jogja sebagai tuan rumah di ajang kali ini. Menurutnya, Kota Pelajar dinilai memiliki fasilitas yang memadai dan berstandar internasional, baik dari sisi venue pertandingan, sarana transportasi, maupun akomodasi peserta dan ofisial.


Atas dasar itulah panitia memilih Jogjakarta sebagai tuan rumah di ajang ini. Sebab, pihak panitia ingin memastikan kondisi pelaksanaan kejuaraan supaya bisa berjalan lancar dan sesuai ketentuan teknis yang berlaku.


Di samping itu, lanjut Armand, alasan lain pihak panitia memilih Jogjakarta sebagai tuan rumah ajang wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025 karena masyarakat di Kota Gudeg ini juga memiliki antusias yang tinggi terhadap olahraga bulutangkis.


"Rekam jejak penyelenggaraan kegiatan sebelumnya menjadi bukti kemampuan Jogjakarta untuk menjaga kualitas pelaksanaan dan menjamin keamanan serta kenyamanan seluruh pihak yang terlibat," jelasnya kepada para wartawan di Victoria Hotel, Sleman, Senin (10/11/2025).


Oleh karena itu, Armand berharap turnamen ini bisa menjadi momentum penting bagi Indonesia. Bukan hanya sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi kesempatan para atlet masa depan Indonesia untuk mencari pengalaman bertanding dan meningkatkan peringkat atau ranking dunia mereka.


"Kami juga akan berusaha untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi para atlet dan penonton di turnamen ini," lontarnya.


Sementara itu, Ketua Pengda Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) DIY KPH Yudonegoro menyambut baik turnamen internasional yang diselenggarakan di Jogjakarta selama dua minggu berturut-turut ini. Kegiatan berskala internasional itu akan menjadi ajang adu kemampuan yang baik bagi para pemain Indonesia.


Tak hanya itu, Yudonegoro juga berharap tontonan itu nanti dapat menginspirasi para atlet-atlet belia di Jogjakarta dan sekitarnya. Sehingga para atlet Kota Pelajar juga bisa semakin giat untuk menekuni olahraga bulutangkis.


Turnamen ini juga dapat menjadi satu momentum penting dalam memperkenalkan Jogjakarta di mata dunia. "Saya juga berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Jogjakarta. Terutama dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif, pariwisata serta memperkuat citra Jogja sebagai kota yang ramah, berbudaya dan berprestasi," tandasnya. (ayu/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pengda #turnamen #bulutangkis #PBSI #ekonomi kreatif #GOR Among Rogo #Olahraga