Dalam persiapannya, Hans mengaku akan mengikuti Kejuaraan Tembak Reaksi Asia Tenggara (SEASA) di Thailand, sebelum melaksanakan debut cabang olahraga tembak reaksi di SEA Games 2025.
Oleh sebab itu, saat ini ia melakukan latihan secara mandiri dengan intensif.
Bukan tanpa alasan Hans melakukan latihan mandiri itu. Sebab, status Hans sendiri merupakan atlet yang tidak tergabung bersama atlet Indonesia lainnya di dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) untuk nomor yang diikutinya.
"Di nomor Sea Games itu ada yang Pelatnas, ada yang mandiri," lontarnya, Senin (10/11/2025).
Meski berlatih secara mandiri, Hans tetap memperhatikan semua hal yang harus dipersiapkan. Baginya, aspek fisik menjadi perhatian utama jelang berlaga di ajang internasional itu.
Sejak mempersembahkan emas untuk DIY pada ajang PON 2024 Aceh-Sumut lalu, Hans langsung menerapkan pola latihan secara berkelanjutan dan tidak menggunakan sistem main program yang terputus. Melainkan menjadikan latihan fisik sebagai rutinitas harian.
"Jadi memang semenjak PON itu saya tidak putus latihannya dan juga harapannya nanti setelah ini juga lanjut terus," tegasnya.
Selain aspek fisik, Hans juga mengaku tengah memperdalam ilmu nutrisi untuk menunjang performa optimal di ajang Sea Games nanti. Tujuannya untuk menurunkan berat badan sambil mempertahankan massa otot.
"Karena untuk nembak itu tetap harus bagus massa ototnya. Tidak bisa diturunin banget, nanti nembaknya jadi lemas," cetusnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun