Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemain Serba Bisa PSIM Jogja Ezequiel Vidal,  Kaki Kiri Kuat tapi Posisi Sayap Kanan Jadi Pilihan

Fahmi Fahriza • Senin, 10 November 2025 | 03:51 WIB

 

SERBA BISA: Pemain PSIM Jogja asal Argentina Ezequiel Pulga Vidal saat menjalani latihan.
SERBA BISA: Pemain PSIM Jogja asal Argentina Ezequiel Pulga Vidal saat menjalani latihan.
JOGJA - Ezequiel Pulga Vidal menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan PSIM Jogja di kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Bukan hanya karena kontribusinya lewat gol dan assist, tetapi juga karena fleksibilitasnya di berbagai posisi yang membuat Pelatih Jean Paul van Gastel memiliki banyak opsi dalam menyusun strategi.

Pemain asal Argentina itu dikenal sebagai sosok yang serba bisa. Dalam sejumlah laga, ia mampu tampil sama baiknya saat ditempatkan sebagai gelandang serang, penyerang lubang, maupun sayap kiri dan kanan.

Keberadaannya di lapangan kerap menjadi elemen taktis yang memudahkan Laskar Matarm melakukan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Secara statistik, pemain kelahiran 2 Agustus 1995 itu paling sering dimainkan Van Gastel di posisi sayap kanan.

Dari 10 pertandingan yang telah dijalani musim ini, Vidal tercatat menorehkan dua gol dan lima assist. Catatan itu menegaskan peran vitalnya sebagai motor serangan dari sisi lapangan.

"Saya coba mengikuti instruksi pelatih untuk main di posisi apa saja. Dan saya selalu fokus serta berusaha untuk membantu tim," katanya, Minggu (9/11/2025).

Meski bisa bermain di banyak posisi, Vidal tak menutupi bahwa ia memiliki sektor favorit. Saat ditanya soal posisi yang membuatnya paling nyaman, eks pemain Persita Tangerang itu menyebut sisi kanan penyerangan sebagai area yang paling ia sukai.

"Saya merasa kaki kiri saya lebih kuat. Dan itu lebih nyaman jika saya bermain di sayap kanan, itu posisi favorit saya," ungkapnya.

Menurut Vidal, alasan teknis menjadi dasar dari pilihannya. Dengan kekuatan kaki kiri yang lebih dominan, bermain di sayap kanan membuatnya lebih leluasa melakukan tusukan ke tengah atau melepaskan umpan silang ke area berbahaya.

Meski begitu, pemain yang dikenal punya etos kerja tinggi itu tetap menegaskan kesiapannya untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim. Kapan pun dan di posisi mana pun.

Baca Juga: 43 Praktisi Yoga Ikuti Yoga Trois 2025 FIKK UNY

"Jika situasi berubah dan saya harus pindah posisi juga tidak masalah. Saya akan tetap memberi kemampuan terbaik semampu saya," sebutnya.

Fleksibilitas Vidal pun menjadi aset berharga bagi PSIM yang terus berjuang menjaga konsistensi performa di papan atas klasemen. Dengan kemampuan adaptasinya, Vidal selalu menjadi pilihan andalan Van Gastel dalam setiap situasi permainan.

"Saya berusaha di setiap pertandingan membantu tim meraih kemenangan. Saya tidak punya target personal, saya hanya fokus membantu tim," tandasnya. (iza/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#PSIM Yogya #ezequiel vidal #penyerang lubang #PSIM #Sport #assist #klasemen #Brajamusti #sayap kanan #gelandang serang #Laskar Mataram #Jean Paul van Gastel #psim yogyakarta #PERSITA TANGERANG #Sepak Bola #sayap kiri #the maident #kompetisi BRI Super League 2025 #gol #Liga 1 #PSIM Jogja