RADAR JOGJA - Reuni tidak resmi Granit Xhaka akan digelar di Stadium of Light pada Minggu (9/11) dini hari, saat Sunderland dan Arsenal berhadapan dalam persaingan papan atas Premier League/ Liga Inggris.
Sunderland hanya terpaut tujuh poin dan tiga posisi lebih rendah dari pasukan Mikel Arteta, yang harus mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan tim lain sejauh ini musim ini, mengalahkan the Black Cats di Stadium of Light.
Pertandingan Arsenal di Liga Champions melawan Slavia Praha mengikuti skenario pra-pertandingan dengan sempurna dimana kemenangan, clean sheet The Gunners, dan penampilan heroik pemain nomor sembilan dari penyerang tengah darurat Mikel Merino, yang dengan piawai menggantikan Viktor Gyokeres.
Berkat dua gol pemain Spanyol itu, penalti Bukayo Saka, dan tendangan penalti Slavia yang dianulir, Arsenal mencapai sesuatu yang belum pernah dicapai oleh tim papan atas Inggris mana pun selama 105 tahun dengan kemenangan 3-0 tersebut yakni memenangkan delapan pertandingan berturut-turut di semua kompetisi tanpa kebobolan satu gol pun.
Hasil ketujuh dalam rangkaian tersebut adalah kemenangan tandang rutin lainnya dan kemenangan 2-0 atas Burnley di Turf Moor yang membuat Arsenal mempertahankan keunggulan enam poin mereka atas Manchester City di puncak klasemen, tempat mereka akan bertahan selama jeda internasional.
Terakhir kali kebobolan dari Newcastle United pada bulan September, Arsenal juga berupaya mencatat lima kemenangan beruntun di Liga dengan clean sheet untuk pertama kalinya dalam sejarah, terakhir kali mencatatkan prestasi itu di liga utama pada masa George Graham tahun 1987.
Legenda The Gunners ini terkenal karena keunggulan pertahanan timnya dan oleh karena itu mungkin lebih menikmati statistik berikutnya ini daripada siapa pun dan Arsenal hanya menghadapi rata-rata 1,9 tembakan tepat sasaran per pertandingan di Liga musim ini, angka terendah yang pernah tercatat di kompetisi tersebut.
Meskipun Arsenal harus kembali beberapa minggu untuk terakhir kalinya kebobolan, kiper Sunderland, Robin Roefs, memungut bola dari gawangnya sendiri pada pekan lalu, tim asuhan Regis Le Bris masih bisa dengan bangga menorehkan rekor kandang tak terkalahkan di Liga musim ini.
Gol keempat Iliman Ndiaye musim ini mengancam rekor tersebut, tetapi Xhaka yang cerdik mencetak gol pertamanya di Liga untuk The Black Cats untuk mencuri poin yang susah payah diraih tim promosi tersebut dalam hasil imbang 1-1.
Mengungguli tim-tim seperti Tottenham Hotspur, Chelsea, Manchester United, Aston Villa, dan Newcastle United sejauh musim ini, Sunderland berada di posisi keempat dan terakhir Liga Champions dan akan naik ke podium jika menang.
Hanya Crystal Palace, Brighton, Bournemouth, dan Arsenal sendiri yang belum pernah kalah di kandang sendiri pada musim ini, di mana tuan rumah juga selalu mencetak gol dalam lima pertandingan, menunjukkan bahwa pertahanan Arsenal yang biasanya tangguh tidak akan sepenuhnya menang.
Stadium of Light juga menjadi lokasi kemenangan liga terakhir Sunderland atas Arsenal, tetapi kemenangan 1-0 itu terjadi pada tahun 2009 dimana The Gunners sejak itu tak terkalahkan dalam 15 pertandingan liga berturut-turut melawan the Black Cats.
Head to head:
22/11/2021 Arsenal 5-1 Sunderland
17/05/2017 Arsenal 2-0 Sunderland
29/10/2016 Sunderland 1-4 Arsenal
24/04/2016 Sunderland 0-0 Arsenal
09/01/2016 Arsenal 3-1 Sunderland
Prediksi susunan pemain:
Sunderland (5-2-3):
Roefs; Hume, Mukiele, Ballard, Geertruida, Reinildo; Xhaka, Sadiki; Traore, Isidor, Le Fee
Arsenal (4-3-3):
Raya (GK); Timber, Saliba, Gabriel, Calafiori; Eze, Zubimendi, Rice; Saka, Merino, Trossard
Baca Juga: Hindari Pungli, Layanan Tera dan Perbaikan Timbangan di Gunungkidul Digratiskan
Prediksi:
Kami katakan: Sunderland 0-1 Arsenal
Pencetak gol kandang Sunderland yang konsisten menunjukkan ketajaman melawan salah satu lini belakang paling tangguh yang pernah ada di sepak bola Inggris, dan Arsenal layak menjadi pilihan kami.
Walaupun absennya Gyokeres membuat Arsenal kehilangan sosok yang sangat kuat secara fisik, yang permainannya dalam membangun serangan telah berkembang pesat, Merino tetap menjadi ancaman serius di kotak penalti, seperti yang ia tunjukkan di pertengahan pekan.
Editor : Satria Putra Sejati