Kepastian ini dilaporkan Sky Sport Italia, yang menyebut bahwa Veda Ega Pratama akan bergabung dengan Honda Team Asia tim yang dikenal sebagai wadah pembinaan bagi para talenta muda dari berbagai negara Asia untuk tampil di ajang Grand Prix.
Langkah ini menjadi kelanjutan dari performa impresif Veda sepanjang musim Red Bull Rookies Cup 2025, di mana ia tampil konsisten dan berhasil menutup musim sebagai runner-up di belakang pembalap Spanyol Brian Uriarte.
Sejak awal kariernya, Veda bagian dari program pembinaan Astra Honda Racing Team (AHRT) di Indonesia.
Dengan Konsistensinya level internasional menjadi bukti nyata dari keberhasilan sistem pembinaan pembalap muda Tanah Air.
Masuknya Veda ke Honda Team Asia merupakan asebagai bagian dari rotasi internal tim menyusul promosi Taiyo Furusato ke kelas Moto2 pada musim depan.
Veda, yang akan berusia 17 tahun pada November 2025, kini memenuhi syarat untuk tampil di ajang Grand Prix setelah Federasi Balap Motor Internasional (FIM) merevisi regulasi usia minimum bagi pembalap muda.
Aturan baru tersebut memungkinkan pembalap yang mencatatkan prestasi gemilang di ajang pengembangan resmi seperti Red Bull Rookies Cup atau FIM JuniorGP untuk naik kelas ke kejuaraan dunia sebelum genap berusia 18 tahun.
Bagi Indonesia, kehadiran Veda di ajang Moto3 menjadi pencapaian bersejarah.
Ia akan menjadi pembalap Indonesia kedua yang tampil penuh di kejuaraan dunia setelah Mario Suryo Aji, yang juga memperkuat Honda Team Asia. Kehadiran dua nama ini menegaskan peran penting Indonesia dalam balap Asia.
Meski demikian, tantangan besar menanti Veda di musim debutnya. Moto3 dikenal sebagai kelas dengan tingkat kompetisi paling sengit di kejuaraan dunia.
Veda harus beradaptasi dengan motor yang lebih bertenaga, ritme balapan yang intens, dan sirkuit-sirkuit baru di berbagai belahan dunia.
Namun, berbagai pihak menilai Veda memiliki kemampuan dan mentalitas yang cukup matang untuk bersaing di level tersebut.
Gaya balap agresif dan kemampuannya menjaga konsistensi menjadi modal utama dalam menghadapi musim perdananya di Moto3.
Dengan dukungan penuh dari Honda Team Asia dan sistem pembinaan Astra Honda Racing Team, harapan besar kini disematkan kepada Veda untuk membawa bendera Merah Putih berkibar di sirkuit-sirkuit dunia.
Jika semua berjalan sesuai rencana, musim 2026 akan menjadi awal babak baru dalam sejarah balap motor Indonesia.
Penulis: Adella Haviza
Editor : Bahana.