Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Manajer Arsenal Mikel Arteta: Saya Membayangkan Gol-gol dari Bola Mati 10 Tahun Yang Lalu

Satria Putra Sejati • Sabtu, 25 Oktober 2025 | 14:15 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta memiliki keyakinan besar bahwa the Gunners bisa sukses di musim yang baru
Manajer Arsenal, Mikel Arteta memiliki keyakinan besar bahwa the Gunners bisa sukses di musim yang baru

RADAR JOGJA - Manajer Arsenal, Mikel Arteta mengungkapkan bahwa kehebatan dalam bola mati sudah terbentuk selama satu dekade.

Sejak awal musim lalu, The Gunners memiliki rekor terbaik di antara tim mana pun di Eropa dalam situasi bola mati dengan mencetak 23 gol.

Dominasi domestik dari tendangan sudut semakin jelas, dengan mencetak 37 gol, 16 gol lebih banyak daripada tim Primer League lainnya dalam periode yang sama.

Menjelang kunjungan Crystal Palace ke Stadion Emirates akhir pekan ini, Arsenal berada di puncak klasemen setelah memperpanjang rekor sempurna di Eropa menjadi tiga kemenangan dari tiga pertandingan setelah mengalahkan Atletico Madrid 4-0 di pertengahan pekan.

Ditanya kapan ia menyadari bola mati akan menjadi bagian penting dari pendekatannya, Arteta berkata: "Sepuluh tahun yang lalu. Saya belum di sini, tetapi 10 tahun yang lalu, saya berkata 'melakukan itu adalah hal yang sangat besar' dan saya mulai memiliki visi, mencoba menerapkan sebuah metode, dan mencoba dikelilingi oleh orang-orang terbaik untuk mewujudkannya," ujarnya.

Arteta menjalani proses sertifikasi kepelatihannya pada musim 2015/16, musim terakhirnya sebagai pemain di Arsenal, sebelum bergabung dengan Manchester City di mana ia bertemu Nicolas Jover, yang kemudian menjadi pelatih bola mati di Brentford sebelum bergabung dengan Arsenal pada tahun 2021, kurang dari dua tahun setelah Arteta menjadi manajer.

"Saya pergi ke City dengan manajer terbaik di dunia dan saya bisa melihat di mana kami bisa meningkatkan kemampuan kami, dan itu jelas karena pada suatu titik saya melakukan itu dan saya bukanlah orang terbaik di dunia untuk melakukan itu," imbuhnya.

"Tapi saya tidak hanya terobsesi dengan itu, saya juga sama di bagian pertahanan, dalam transisi, saya ingin menjadi yang terbaik dalam hal itu, saya ingin menjadi yang terbaik dalam hal serangan posisi, yang terbaik dalam hal blok rendah," jelasnya.

"Itulah semangat untuk terus menemukan cara mengembangkan tim dan memberi pemain Anda kemampuan untuk menjadi lebih tak terduga dan terutama lebih efisien," tegasnya.

Dalam lawatan ini, Gabriel Magalhaes diragukan tampil karena masalah otot yang membuatnya tidak dapat berlatih setelah kemenangan atas Atletico Madrid.

Editor : Satria Putra Sejati
#mikel arteta #arsenal #crystal palace #premier league #bola mati #the gunners