RADAR JOGJA - Aston Villa dipermalukan Go Ahead Eagles di Europa League dengan skor 2-1 di Deventer saat pemain Timnas Indonesia, Dean James main penuh dalam laga ini.
Tim asuhan Unai Emery tampak siap memperpanjang rentetan kemenangan menjadi enam pertandingan di semua kompetisi ketika unggul terlebih dahulu di menit keempat melalui Evann Guessand.
Namun, the Villans kehilangan banyak peluang untuk memastikan kemenangan, dan terpuruk ketika gol dari Mathis Suray dan Mats Deijl di kedua babak memberikan Go Ahead Eagles kemenangan gemilang dalam salah satu pertandingan terbesar dalam sejarah.
Ini merupakan kegagalan tak terduga dalam upaya Villa untuk finis di delapan besar liga karena Emery mengincar gelar Europa League keempat, dan Emiliano Buendia gagal mengeksekusi penalti di menit-menit akhir untuk menyamakan kedudukan setelah handsball Dean James.
Malam itu juga mengecewakan bagi Jadon Sancho, yang gagal memberikan dampak signifikan pada penampilan keduanya sebagai starter dalam peminjamannya dari Manchester United dan ditarik keluar di babak kedua.
Villa, yang akan menghadapi Manchester City yang sedang dalam performa terbaiknya pada akhir pekan, seharusnya masih memiliki cukup modal untuk lolos dari fase liga kompetisi ini, meskipun pertandingan berikutnya adalah melawan Maccabi Tel-Aviv dalam pertandingan yang telah menjadi sangat politis.
Go Ahead Eagles adalah klub provinsi yang berbasis 96 kilometer di sebelah timur Amsterdam yang bermain di kasta kedua Belanda pada tahun 2021.
Suasana di De Adelaarshorst yang berkapasitas 10.000 penonton riuh di awal pertandingan, tetapi Villa hanya membutuhkan empat menit untuk menciptakan keunggulan.
Buendia memberi umpan kepada Sancho di sisi kiri dan umpan silangnya ditepis oleh kiper tuan rumah De Busser, tetapi bola hanya mengarah ke Guessand, yang kemudian menceploskannya ke gawang kosong.
Itu adalah gol pertamanya berseragam Villa setelah kepindahannya dari Nice pada musim panas lalu. Villa hampir saja unggul saat laga baru berjalan 10 menit, tetapi Ollie Watkins menyia-nyiakan peluang emas setelah melepaskan tembakan tepat ke arah De Busser, yang juga menepis tembakan Sancho setelah berlari lincah ke kotak penalti.
The Villans seharusnya unggul lebih jauh sebelum menit ke-30 ketika Buendia memberikan umpan terobosan kepada Guessand, tetapi pemain Prancis itu lengah dan melihat De Busser memblok tendangannya.
Baca Juga: Atur Skema KPR Bersubsidi utnuk 588 ASN Kota Magelang Yang Belum Punya Rumah Layak Huni
Pasukan Emery memegang kendali penuh, tetapi langsung kebobolan di menit ke-42. Pertahanan Villa gagal mengantisipasi tendangan bebas yang melayang dan bola jatuh ke Suray, yang tendangannya membentur tiang gawang dan masuk ke pojok atas gawang.
Perubahan keadaan terjadi 15 menit setelah babak kedua dimulai ketika kapten Deijl mengontrol umpan silang Joris Kramer dengan dadanya dan menceploskannya melewati Emiliano Martinez.
Villa memasukkan Morgan Rogers, Donyell Malen, dan John McGinn untuk menyamakan kedudukan, dan Rogers melepaskan tembakan silang yang membentur tiang gawang.
The Villans mendapat peluang sempurna untuk menyamakan kedudukan di menit ke-77 ketika Dean James melakukan handsball di kotak penalti.
Namun, di tengah angin dan hujan deras, Buendia gagal mengeksekusi penalti dan upaya Villa untuk bangkit pun terblokir.
Tembakan Rogers melebar beberapa inci, tetapi serangan balik di menit-menit akhir tak kunjung terwujud, dan Go Ahead pun tampil gemilang saat merayakan kemenangan yang tak terlupakan.
Editor : Satria Putra Sejati