RADAR JOGJA - Kembali ke kampanye Europa League, AS Roma akan menyambut Viktoria Plzen di Stadio Olimpico pada Jumat (24/10) dini hari.
Meskipun Roma kalah dari Lille dalam situasi yang luar biasa di pekan kedua, Viktoria Plzen mencatat kemenangan pertama yang meyakinkan.
Sebagai tim reguler di turnamen kasta kedua UEFA, Roma hampir meraih segalanya di Europa League, tetapi berhasil meraih kemenangan baru saat menjamu Lille awal bulan ini.
Setelah tertinggal sejak menit keenam, Giallorossi tampak siap mencuri poin ketika mendapatkan penalti di menit-menit akhir; tetapi, meskipun diberi dua kesempatan mengulang penalti, kiper Lille Berke Ozer kemudian mencetak sejarah dengan menggagalkan tiga tendangan penalti berturut-turut.
Penyerang Artem Dovbyk yang gagal mencetak gol dan Matias Soule menjadi penyebabnya, karena Roma pulang dengan tangan hampa dari pertandingan kedua melawan tim Prancis.
Sebelumnya, tim Serie A tersebut telah mengalahkan Nice di Prancis selatan, sehingga mengoleksi tiga poin sejauh ini.
Sejak kalah dari Lille, pasukan Gian Piero Gasperini telah mengalahkan Fiorentina dan kalah dari Inter yang mana kekalahan kandang pekan lalu dari Inter membuat mereka merosot ke posisi kelima klasemen.
Namun, Roma hanya kebobolan tiga gol liga sejauh ini, karena Gasperini terus membangun warisan yang ditinggalkan oleh mantan pelatih Claudio Ranieri.
Pemenang Europa League 2024 ini kini akan mengincar poin maksimal pada laga ini, yang akan membuat Roma mencetak rekor baru dengan mencatatkan 99 kemenangan di kompetisi tersebut.
Salah satu dari 98 kemenangan Giallorossi hingga saat ini adalah kemenangan kandang 4-1 atas Viktoria Plzen pada November 2016, dan tim Ceko itu juga dikalahkan 5-0 di Liga Champions dua tahun kemudian.
Kali ini, Viktoria Plzen menuju Italia dengan keunggulan satu poin atas Roma yang gemilang, setelah mencatatkan awal musim liga yang tak terkalahkan.
Hasil imbang 1-1 dengan Ferencvaros di laga pembuka diikuti oleh kemenangan impresif 3-0 atas juara bertahan Swedia, Malmo, yang kemudian digantikan oleh klub ajaib Mjallby sebagai tim papan atas Allsvenskan.
Kedua tim bermain dengan 10 pemain sebelum Malmo harus kehilangan pemain kedua yang diusir keluar lapangan pada masa injury time babak kedua, ketika Rafiu Durosinmi dari Plzen mencatatkan keterlibatan gol keenamnya dalam lima penampilan sebagai starter di Liga Europa.
Setelah tersingkir dari kualifikasi Liga Champions sebelum mencatatkan awal yang kurang memuaskan di kompetisi domestik, dewan direksi baru Viktoria baru-baru ini memecat Miroslav Koubek dan merekrut Martin Hysky, yang paling dikenal atas kiprahnya di tim muda Slavia Praha.
Sejak kedatangan Martin Hysky, Viktoria telah bermain imbang dramatis 3-3 di Liga Ceko melawan Hradec Kralove dan kemudian menang 1-0 atas Bohemians, dengan Durosinmi yang menjadi bintang di kedua pertandingan tersebut.
Head to head:
13/12/2018 Viktoria Plzen 2-1 AS Roma
03/10/2018 AS Roma 5-0 Viktoria Plzen
25/11/2016 AS Roma 4-1 Viktoria Plzen
16/09/2016 Viktoria Plzen 1-1 AS Roma
12/07/2009 AS Roma 1-1 Viktoria Plzen
Prediksi susunan pemain:
Roma (3-4-2-1):
Svilar (GK); Celik, Mancini, Ndicka; Rensch, Cristante, El Aynaoui, Tsimikas; Bailey, Baldanzi; Dovbyk
Viktoria Plzen (3-4-2-1):
Jedlicka (GK); Jemelka, Dweh, Spacil; Valenta, Souare, Cerv, Havel; Memic, Vydra; Durosinmi
Prediksi:
Kami katakan: Roma 1-0 Viktoria Plzen
Sejarah menunjukkan kemenangan kandang dimana Roma belum pernah kalah dua kali berturut-turut di Olimpico dalam pertandingan Eropa sejak 2014, sementara Viktoria Plzen belum pernah kalah di Europa League.
Sebaliknya, Plzen hanya menang dua kali dan kalah lebih dari separuh dari 20 pertandingan tandang terakhir di kompetisi ini, dan tren itu mungkin berlanjut.
Editor : Satria Putra Sejati