RADAR JOGJA - Manchester City harus mengakhiri rentetan buruk di Liga Champions saat bertandang ke Estadio de la Ceramica untuk pertandingan fase liga melawan Villarreal pada Rabu (22/10) dini hari.
Manchester City belum pernah menang dalam lima laga tandang terakhir di kompetisi ini, tetapi Villarreal masih menunggu kemenangan pertama di turnamen musim ini.
Penalti Eric Dier merupakan barang koleksi yang sangat berharga di dunia sepak bola, karena mantan bek Tottenham Hotspur itu bahkan belum pernah melakukan tendangan penalti tingkat tinggi sebelum pertandingan AS Monaco di Liga Champions melawan Manchester City.
Namun, Dier terbukti sangat mematikan dari jarak 12 yard di Stade Louis II pada pekan kedua, ketika pemain Inggris itu memenangkan dan mencetak gol penalti di menit ke-90 untuk menahan imbang Manchester City 2-2 setelah sebelumnya Erling Haaland (2) dan Jordan Teze mencetak gol penalti.
Intervensi Dier di menit-menit akhir memperpanjang rentetan buruk tim Guardiola di laga tandang, yang kini telah menjalani lima laga tandang tanpa kemenangan di Liga Champions, kalah empat kali berturut-turut saat bertandang ke Real Madrid, Paris Saint Germain, Juventus, dan Sporting CP musim lalu.
Faktanya, sudah lebih dari setahun sejak kemenangan tandang terakhir Manchester City di Eropa, tetapi the Citizens telah menebus kesalahan yang khas Monaco selama dua pertandingan Premier League terakhir.
Memang, Manchester City mengalahkan Brentford 1-0 sebelum kemenangan kandang 2-0 lainnya atas Everton yang terinspirasi oleh Haaland yang sempat mengangkat ke puncak klasemen Premier League sebelum Arsenal kembali menjatuhkan mereka.
Villarreal, yang juga berbagi poin dalam drama empat gol di pekan kedua, secara kebetulan diuntungkan oleh gol penyeimbang di menit ke-90 melawan Juventus, yang berada di jalur kemenangan 2-1 di La Ceramica berkat gol Federico Gatti dan Francisco Conceicao.
Namun, mencontoh strategi bola mati Arsenal, The Yellow Submarine menyamakan kedudukan di menit-menit akhir berkat sundulan Renato Veiga dari tendangan sudut, yang membawa Villarreal meraih poin pertama di turnamen 2025/26.
Pasukan Marcelino sebelumnya menelan kekalahan tipis dari Tottenham Hotspur, tetapi hasil imbang melawan Juventus menandai pertandingan pertama dari tiga pertandingan tanpa kemenangan menjelang pertandingan ini.
Villarreal dikalahkan 3-1 oleh Real Madrid, sang pemburu gelar La Liga, sebelum jeda internasional. The Yellow Submarine menjadi korban terbaru kebangkitan Antony, ketika mantan pemain Manchester United mencetak dua gol di 30 menit terakhir untuk menyelamatkan hasil imbang 2-2 bagi Real Betis.
Situasi Villarreal semakin buruk, juara Europa League 2020/21 ini gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan kompetitif terakhir melawan klub-klub Inggris. Mereka juga ditaklukkan dua kali oleh Manchester City di babak penyisihan grup UCL 2011/12.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Kenaikan Gaji PNS Hingga 12 Persen Mulai Oktober 2025
Head to head:
03/11/2011 Villarreal 0-3 Manchester City
19/10/2011 Manchester City 2-1 Villarreal
5 pertandingan terakhir Villarreal:
18/10/2025 Villarreal 2-2 Real Betis
05/10/2025 Real Madrid 3-1 Villarreal
02/10/2025 Villarreal 2-2 Juventus
28/09/2025 Villarreal 1-0 Athletic Bilbao
24/09/2025 Sevilla 1-2 Villarreal
5 pertandingan terakhir Manchester City:
18/10/2025 Manchester City 2-0 Everton
05/10/2025 Brentford 0-1 Manchester City
02/10/2025 AS Monaco 2-2 Manchester City
27/09/2025 Manchester City 5-1 Burnley
25/09/2025 Huddersfield Town 0-2 Manchester City
Prediksi susunan pemain:
Villarreal (4-3-3):
Tenas (GK); Mourino, Marin, Veiga, Cardona; Gueye, Parejo, Comesana; Pepe, Mikautadze, Buchanan
Manchester City (4-1-4-1):
Donnarumma (GK); Nunes, Stones, Gvardiol, O'Reilly; Gonzalez; Bobb, Silva, Foden, Doku; Haaland
Prediksi:
Kami katakan: Villarreal 1-3 Manchester City
La Ceramica bisa dibilang telah meraih status benteng bagi Villarreal, yang masih tak terkalahkan di kandang di semua kompetisi musim ini dan hanya kalah satu kali dari 10 pertandingan kontinental terakhir di hadapan pendukung sendiri.
Namun, performa gemilang Villarreal di markas pasti akan berakhir melawan Manchester City yang terinspirasi oleh Haaland, yang lini serangnya yang sudah mengintimidasi semakin diperkuat oleh kembalinya Cherki dan Marmoush baru-baru ini.
Editor : Satria Putra Sejati