Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Nottingham Forest Tunjuk Sean Dyche Sebagai Manajer Baru Gantikan Ange Postecoglou Yang Dipecat

Satria Putra Sejati • Selasa, 21 Oktober 2025 | 22:47 WIB
Nottingham Forest tunjuk Sean Dyche sebagai manajer baru gantikan Ange Postecoglou yang dipecat
Nottingham Forest tunjuk Sean Dyche sebagai manajer baru gantikan Ange Postecoglou yang dipecat

RADAR JOGJA - Nottingham Forest mengonfirmasi penunjukan Sean Dyche sebagai manajer baru, hanya beberapa hari setelah pemecatan Ange Postecoglou.

Pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis memecat Postecoglou hanya 19 menit setelah kekalahan Forest 3-0 di kandang sendiri dari Chelsea.

Itu adalah pertandingan kedelapan Postecoglou tanpa kemenangan sejak tiba di City Ground pada bulan September dan Marinakis memutuskan ia sudah cukup melihat.

The Tricky Trees mengalami musim yang bergejolak setelah pemecatan Nuno Espirito Santo dalam tiga pertandingan musim ini.

Dan sekarang klub memiliki manajer ketiga musim ini setelah mendatangkan mantan pelatih Everton dan Burnley, Dyche, dengan kontrak hingga musim panas 2027.

Ia juga akan bergabung dengan Ian Woan dan mantan bintang Inggris, Steve Stone di klub, keduanya juga mantan pemain Nottingham Forest dengan lebih dari 400 penampilan untuk klub.

Pernyataan klub juga mengonfirmasi bahwa mantan pemain muda the Tricky Trees tersebut akan memimpin pertandingan berikutnya melawan FC Porto di Liga Europa.

“Sebagai manajer Premier League yang dihormati dan berpengalaman, Dyche menghadirkan perpaduan sempurna antara karakter, ketajaman taktis, dan prestasi yang terbukti untuk membimbing Klub melalui babak selanjutnya," tulis laman resmi klub.

“Setelah memimpin lebih dari 330 pertandingan Premier League dalam kariernya hingga saat ini, Dyche telah membangun tim yang dibentuk oleh organisasi pertahanan, ketahanan, dan kekuatan dari bola mati, kualitas yang sangat selaras dengan atribut skuad saat ini dan identitas sepak bola klub," lanjutnya.

“Dengan karakter, ketajaman taktis, dan keterampilan manajemen pemainnya, penunjukan ini merupakan peluang terbaik untuk musim yang sukses dan kompetitif di kompetisi domestik dan Eropa. Pelatih berusia 54 tahun ini memulai karier kepelatihannya di Watford sebelum menghabiskan sepuluh tahun bersama Burnley, memenangkan promosi ke divisi teratas dengan anggaran terbatas pada musim 2013/14," jelasnya.

Dyche mampu mengubah The Clarets menjadi andalan di liga domestik meskipun awalnya mengalami degradasi langsung saat memenangkan gelar juara Championship 2015/2016.

Burnley bertahan di divisi teratas selama lima musim berikutnya dan bahkan lolos ke Europa League pada musim 2017/2018.

Baca Juga: 5 Golongan Pensiunan Gaji Rapel Tertinggi Apabila Diterapkan pada Bulan November 2025

Setelah dipecat pada musim 2021/22, ia bergabung dengan Everton pada Januari 2023, yang membuat mereka tetap di liga utama setelah musim yang buruk di bawah asuhan Frank Lampard.

Namun, ia kesulitan mengubah Everton menjadi tim papan atas karena finis di peringkat ke-15 pada musim berikutnya sebelum dipecat pada Januari tahun ini.

Dyche muncul sebagai favorit untuk posisi manajer Nottingham Forest setelah klub mengincar manajer yang gayanya lebih cocok untuk skuad tersebut.

Garis pertahanan tinggi dan tekanan tinggi Postecoglou sangat berbeda dari apa yang dilakukan para pemain the Tricky Trees. Sebelumnya, mereka terbiasa dengan gaya bermain Nuno Espirito Santo.

Pelatih asal Portugal itu memainkan blok rendah dan serangan balik yang krusial dalam membawa mereka lolos ke kompetisi Eropa musim lalu.

Nottingham Forest juga telah berbicara dengan mantan pelatih Manchester City, Roberto Mancini, dan juga mengagumi Marco Silva dari Fulham.

Namun, Dyche dipandang sebagai kandidat ideal untuk gaya bermain yang diinginkan, sekaligus mampu menarik tim keluar dari keterpurukan.

Nottingham Forest belum pernah menang sejak menang 3-1 atas Brentford di laga pembuka musim.

Saat ini, the Tricky Trees berada di zona degradasi di posisi ke-18 setelah satu kemenangan, dua hasil imbang, dan lima kekalahan.

Editor : Satria Putra Sejati
#ange postecoglou #premier league #sean dyche #Nottingham Forest #The Tricky Trees #Evangelos Marinakis