JOGJA - Raka Cahyana Rizky jadi salah satu nama yang cukup menarik perhatian. Ini karena penampilan dan konsistensi yang cukup bagus bagi tim PSIM Jogja di BRI Super League 2025/2026.
Setelah menjalani tujuh pertandingan bersama Laskar Mataram, pemain berusia 21 tahun ini tercatat sudah mencetak satu gol, satu kali assist, satu kali menjadi Man of The Match (MOTM).
Selain itu, juga dua kali menjadi young player of the week atau pemain muda terbaik pada pekan keempat dan keenam kompetisi.
Raka mengungkapkan, ia akan terus bekerja keras dan meningkatkan performa dirinya. Di samping itu, ia berujar Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel juga memberikan instruksi khusus kepada dirinya.
"Ada instruksi khusus dari pelatih agar saya bisa terus meningkatkan aspek crossing," katanya Kamis (9/10).
Menyikapi hal itu, pemain kelahiran 24 Februari 2004 ini merasa bahwa ia memang masih perlu meningkatkan beberapa aspek. Masukan dari pelatih juga diterimanya dengan positif.
Raka menyebutkan, ia juga berupaya untuk terus menambah latihan di luar tim, seperti latihan fisik dan gym.
Bahkan ia juga minta dibuatkan program latihan tambahan kepada jajaran pelatih PSIM.
"Saya biasa minta program latihan ke pelatih fisik. Sejauh ini banyak gym. Sama minta crossing untuk ditingkatkan itu," lontarnya.
Di samping itu beberapa aspek lain seperti determinasi, kecepatan, pembacaan ruang dan ritme permainan, Raka menyiratkan belum ada komentar atau arahan spesifik dari pelatih.
Sembari terus menjaga performa dan program latihannya, mantan pemain Persija Jakarta dan Deltras Sidoarjo ini juga siap sedia jika sewaktu-waktu diminta menambah porsi latihan khusus atau spesifik.
"Sejauh ini masih belum ada komplain atau permintaan tambahan lainnya dari pelatih. Yang jelas, saya ingin berkontribusi maksimal untuk tim," tandasnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun