Dampaknya, sejumlah pertandingan liga ikut bergeser, termasuk laga PSIM Jogja di pekan kedelapan.
Laskar Mataram tadinya dijadwalkan menjamu PSBS Biak, 2 Oktober 2025. Namun laga itu resmi ditunda dan akan dimainkan 30 Desember mendatang.
Dengan begitu, partai terdekat yang akan dijalani PSIM adalah pekan kesembilan melawan Persita Tangerang, 17 Oktober 2025.
Keputusan ini memberi jeda lebih dari dua pekan bagi PSIM untuk mempersiapkan diri.
Demi menjaga kondisi fisik dan mental pemain, manajemen memutuskan memberi waktu istirahat selama empat hari. Para pemain diliburkan mulai 3 Oktober dan akan kembali latihan rutin 7 Oktober.
Meski demikian, Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengungkapkan, ia tetap ingin menjaga ritme bertanding. Salah satunya adalah PSIM akan melakoni satu laga uji coba selama masa jeda ini.
Secara garis besar, Van Gastel menegaskan laga uji coba itu akan dimanfaatkan untuk memberi kesempatan lebih kepada pemain cadangan yang selama ini minim menit bermain di Super League.
"Karena pemain pengganti belum punya menit bermain yang banyak. Saya ingin melihat mereka bermain, bagaimana penampilannya, perkembangannya, dan juga kondisi fisiknya," katanya, Jumat (3/10/2025).
Pelatih asal Belanda ini mengungkapkan, salah satu indikator yang diinginkan olehnya adalah para pemain secara keseluruhan punya level kompetitif yang sama.
Selain itu juga bisa mengimbangi ritme dan tempo permainan. "Para pemain harus bisa bermain 90 menit untuk mengikuti dan menyesuaikan tim," ungkapnya.
Baca Juga: Kali Keempat Bank BPD DIY Gelar Malioboro Run, Kuota 7.000 Peserta Sold Out dalam Dua Hari
Mantan pelatih NAC Breda ini juga menambahkan, laga uji coba itu tidak akan dilakukan dengan lawan yang terlalu lemah, agar intensitas permainan juga tetap terjaga.
"Mungkin lawannya akan seimbang (Super League). Tidak seperti terakhir kali kita lawan dengan tim yang levelnya di bawah kita," jelasnya.
Meski begitu, pelatih berusia 53 tahun ini belum menyebutkan secara gamblang siapa calon lawan yang akan dihadapi. Namun ia menegaskan hanya akan ada satu laga uji coba yang digelar.
Ia sendiri berharap uji coba ini bisa cukup untuk memantau kesiapan para pemain pelapis sekaligus menjaga kondisi tim inti sebelum kembali ke kompetisi resmi.
Dengan komposisi tim yang banyak dihuni wajah baru musim ini, Van Gastel menilai uji coba menjadi momentum penting untuk melihat kedalaman skuad.
"Kami butuh semua pemain dalam kondisi siap. Bukan hanya sebelas inti, tapi seluruh pemain harus bisa menyesuaikan ketika dibutuhkan," tandasnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun