Tercatat sebagai sejarah baru yakni kejuaraan dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.
"Kita menorehkan rekor MURI sebagai jumlah peserta terbanyak dalam sebuah turnamen bulutangkis," ujar Sultan dalam sambutannya.
Terdapat 2.143 peserta yang berasal dari 433 klub di seluruh Indonesia.
Dengan antusias itu, ia menilai bulutangkis menjadi salah satu bahasa persatuan.
"Dari Sabang sampai Merauke, dari kampung hingga kota, semua dipersatukan oleh semangat yang sama: semangat bertanding dengan penuh dedikasi," tandasnya.
Tak hanya berkompetisi, ia berharap perlombaan itu dapat menjadi ruang edukasi dan inspirasi yang memunculkan bibit unggul.
Atlet yang bisa meneguhkan nilai-nilai luhur sportivitas dan persaudaraan. Menurutnya, kemenangan terbesar bukanlah mengalahkan lawan, melainkan mengalahkan ego, dan meraih kehormatan.
"Saya ingin mengajak seluruh peserta bertandinglah dengan jiwa ksatria. Jangan hanya bermain untuk trofi, tapi bermainlah untuk harga diri, untuk pengalaman, dan untuk persahabatan," jelasnya.
Aktivitas olahraga bulutangkis juga mempunyai filosofi yang mendalam. Shuttle kok yang dipukul ke udara adalah simbol harapan, kok itu tidak boleh jatuh di tanah sebelum perjuangan berakhir.
Setiap reli adalah pelajaran hidup, tentang ketekunan, strategi, keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
"Maka tidak heran bila bulutangkis menjadi salah satu olahraga yang paling membanggakan Indonesia di mata dunia," paparnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Daerah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pengda PBSI) DIY KPH Yudanegara menyebut Kejuaraan Bulu Tangkis Piala Raja Hamengku Buwono X Tahun 2025 sebagai panggung sejarah olahraga nasional.
Bulu tangkis dianggap bukan sekadar identitas, tetapi juga kebanggaan dan harga diri bangsa. "Lewat bulu tangkis, Indonesia dikenal dunia," ujarnya.
Turnamen ini berlangsung di tiga gelanggang olahraga (GOR) di Jogjakarta yakni GOR Lembah UGM dengan 10 lapangan, GOR Amongrogo dengan enam lapangan, dan GOR Klebengan dengan empat lapangan.
Total ada 20 lapangan yang akan digunakan para atlet untuk bertanding.
"Sebenarnya ini di luar ekspektasi kami. Pemikiran awal hanya sekitar 1.300–1.400 peserta. Namun jumlahnya tembus di atas 2.000," paparnya.
Itu menjadikan kompetisi tersebut mendapatkan rekor MURI dengan total atlet terbanyak di seluruh Indonesia.
Bahkan informasinya, ini juga menjadi rekor sedunia, kejuaraan bulu tangkis dengan peserta terbanyak. (oso/laz)