JOGJA - Pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026 menyajikan duel panas antara tuan rumah PSM Makassar menjamu PSIM Jogja di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Sabtu (27/9).
Pada laga itu, kapten tim PSIM yang merupakan pemain asal Makassar dan mantan pemain PSM, Reva Adi Utama dipastikan absen, karena akumulasi kartu kuning.
Untuk diketahui, Reva saat ini sudah mengoleksi empat kartu kuning dari enam laga yang dijalaninya.
Kepada Radar Jogja, pemain kelahiran 1 September 1996 ini mengaku cukup sedih, karena harus absen dan menunda kesempatan pulang kampung menghadapi mantan klub yang pernah ia bela tiga tahun.
"Cukup sedih, karena dihitung-hitung mungkin sudah tiga musim saya tidak main di Parepare. Dari saya di Persebaya, Dewa United, sampai di PSIM sekarang ini," katanya kepada Radar Jogja, Kamis (25/9).
Reva berujar, sejatinya kesempatan untuk bisa bermain melawan PSM adalah sesuatu yang sentimentil dan jadi pertandingan yang ia nanti-nantikan.
"Agak disayangkan saya dapat kartu lawan Bali United pekan lalu, dan harus absen kena akumulasi. Padahal ini pertandingan yang bagus dan saya nantikan sejak lama. Tapi takdir dan situasinya berbeda dari yang saya mau," tuturnya.
Meski tidak akan bermain, pemilik nomor punggung 35 di PSIM ini mengaku siap memberi dukungan penuh bagi Laskar Mataram.
Termasuk akan mendukung siapa pun pemain yang nantinya akan menggantikan posisinya.
"Saya tentu support penuh pada siapa pun nanti pemain yang dipilih pelatih untuk mengisi posisi saya," tegasnya.
Saat dikonfirmasi terkait gejolak batin dan perasaannya soal bentrok dua tim itu, Reva mengaku tetap mengedepankan profesionalitas dibanding perasaan sentimentil dirinya.
"Jelas saya mendukung PSIM. Saya bekerja di dunia profesional. Bagi saya tidak ada persoalan meski saya asalnya dari Makassar dan pernah main untuk PSM. Semoga PSIM berhasil meraih hasil maksimal," tandasnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun