Salah satunya melalui penyediaan personal trainer (PT) yang berkompeten di bidangnya.
Fitness Manager (FM) Inner Sport Vilas, Abyan Iqra Pradana menyampaikan, saat ini terdapat sembilan PT dengan keahlian spesifik yang berbeda-beda.
Mulai dari program penurunan berat badan atau fat loss, pembentukan otot, hingga pemulihan pasca cedera.
"Secara basic semua PT itu sama, tapi kami fokuskan ke spesialisasi masing-masing sesuai kelebihannya. Ada yang unggul di fat loss, ada yang ahli recovery setelah cedera, dan lain-lain," terang Abyan kepada Radar Jogja, Senin (22/9).
Ia menuturkan, setiap PT rata-rata mendampingi 15 hingga 20 klien per minggu, dengan durasi satu jam per sesi.
Selain private session, Inner Sport Vilas juga menyediakan paket partner maupun group training dengan maksimal tiga orang.
"Misalnya pasangan suami istri ingin olahraga bareng, atau dengan teman. Kami sediakan paket khusus partner training agar lebih fleksibel," tambahnya.
Untuk diketahui, Inner Sport Vilas sendiri beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00.
Dengan jadwal yang panjang, masyarakat bisa menyesuaikan waktu latihan sesuai kesibukan mereka.
Menurut Abyan, saat ini program fat loss masih menjadi salah satu yang paling banyak diminati, baik oleh klien dengan motivasi pribadi maupun atas rekomendasi dokter.
"Banyak yang mulai merasa overweight, sehingga mencari pendamping latihan yang terarah," jelasnya.
Dari segi demografi, pengunjung relatif seimbang antara laki-laki dan perempuan, dengan rentang usia mayoritas 20 hingga 35 tahun.
Tingginya minat masyarakat juga membuat pihaknya sedang membuka rekrutmen PT baru, khususnya laki-laki, untuk melengkapi komposisi sembilan PT yang kini terdiri dari lima perempuan dan empat laki-laki.
Lebih lanjut, Abyan menekankan bahwa seorang PT tidak hanya dituntut menguasai hal teknis, tetapi juga harus komunikatif agar bisa membangun interaksi yang baik dengan klien.
"Setiap minggu kami lakukan asesmen bagi para PT. Bukan hanya soal penguasaan teknis, tapi juga gaya komunikasi dan kemampuan mereka menyampaikan materi. Itu penting untuk menjaga kualitas layanan," pungkasnya. (iza)
Editor : Bahana.