Dari enam laga yang sudah dijalani Laskar Mataram, top skor musim lalu itu baru dua kali mendapat kesempatan main. Itu pun dari bangku cadangan.
Padahal musim lalu Rafinha tampil tajam dan mengesankan dengan torehan 20 gol, yang mengantarkan PSIM meraih gelar juara Pegadaian Liga 2 sekaligus promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Namun di musim debutnya di Super League, pemilik nomor punggung 91 ini lebih banyak menunggu giliran di bangku cadangan.
Sejauh ini Rafinha baru dimainkan saat PSIM menghadapi Arema FC di pekan kedua dan Borneo FC di pekan kelima.
Saat melawan Arema, ia masuk di babak kedua dengan catatan sekitar 18 menit bermain, sementara melawan Borneo ia tampil selama 25 menit.
Menanggapi situasi ini, Rafinha menyebut hal itu merupakan hak prerogatif pelatih untuk memutuskan siapa yang dimainkan dan merupakan bagian dari dinamika sepak bola.
Secara pribadi ia sendiri yakin kesempatan untuk bermain lebih banyak akan tiba.
"Walau saya merasa belum atau tidak benar-benar bermain, saya cuma masuk ke dalam lapangan sebagai pemain cadangan.
Tapi menurut saya ini normal, suatu saat kesempatan saya bermain akan datang," ujar Rafinha, Senin (22/9/2025).
Secara prinsip ia juga menegaskan menghormati keputusan Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel yang sejauh ini lebih sering mempercayakan posisi striker utama kepada Nermin Haljeta.
"Jika pelatih ingin menempatkan saya, saya siap. Tapi kalau menurut dia tidak, tidak masalah. Saya tetap konsentrasi ke latihan," jelasnya.
Lebih lanjut meski belum mendapatkan menit bermain yang diharapkan, pemain terbaik Liga 2 musim lalu itu menegaskan tidak akan menyerah.
Fokusnya saat ini adalah berlatih sebaik mungkin dan menjaga kepercayaan diri.
"Saya tidak menyerah. Saya latihan sungguh-sungguh, saya percaya Tuhan, saya punya tim PSIM, dan juga keluarga saya.
Tentu saya berharap juga bisa mendapat menit bermain lebih," tandasnya.
Jika nantinya ia mendapat kepercayaan untuk bermain sejak menit pertama, ia berkomitmen bisa memberi pembuktian kepada pelatih.
Termasuk kepada para suporter yang selama ini selalu setia mendukung dan memberinya semangat.
"Saya yakin saya bisa bermain dan mencetak gol. Tinggal menunggu kesempatannya datang," tambah Rafinha. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun