SLEMAN - PSS Sleman terus mematangkan persiapan jelang melakoni laga melawan Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Minggu (21/9/2025). Berbagai evaluasi mendalam telah dilakukan tim pelatih, terutama setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya.
Pelatih Kepala PSS Ansyari Lubis mengatakan, fokus utama tim pelatih saat ini memperbaiki sektor pertahanan yang dinilai masih memiliki celah. Sebab, pertahanan dari anak asuhnya dinilai masih kurang maksimal saat melawan Persiba Balikpapan lalu.
"Ketika kami lawan Balikpapan kemarin, koordinasi pemain belakang itu perlu kami benahi kembali," katanya Jumat (19/9/2025).
Bukan tanpa alasan Ansyari mengatakan hal itu. Sebab, bagi pelatih yang akrab disapa Uwak ini laga melawan Persiba menjadi cermin nyata adanya masalah di sektor pertahanan tim. Hal ini terbukti dari gol penalti yang didapatkan lawan.
Hand ball dari Jajang Mulyana yang berujung penalti itu menjadi bukti nyata kurangnya komunikasi dan koordinasi yang solid di lini pertahanan. Sehingga tim pelatih PSS menyadari hal itu tidak boleh terulang, jika timnya ingin meraih hasil positif melawan Persiku Kudus.
Oleh karena itu, dalam sesi latihan terakhir, tim pelatih memilih fokus untuk membenahi skema pertahanan, komunikasi antarpemain belakang dan antisipasi terhadap serangan lawan. "Terbukti kami mendapatkan gol penalti. Artinya, itu dari pelanggaran yang kami lakukan," tegasnya. (ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita