Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Drag Bike di Jalan Soekarno-Hatta Mungkid Jadi Alternatif Cegah Balap Liar, 700 Pembalap Adu Kecepatan

Naila Nihayah • Senin, 15 September 2025 | 03:02 WIB
Drag Bike Alternatif Cegah Balap Liar Wadah Pecinta Otomotif, 700 Pembalap Adu Kecepatan
Drag Bike Alternatif Cegah Balap Liar Wadah Pecinta Otomotif, 700 Pembalap Adu Kecepatan

 

MUNGKID – Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Lapangan drh Soepardi, Sawitan, mendadak berubah menjadi lintasan balap resmi. Ratusan pembalap muda beradu kecepatan dalam Drag Bike Championship Young Star Battle Novice #2, Minggu (14/9). Ajang ini digelar dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70.

 

Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar menjelaskan, kegiatan ini lahir dari masukan para pecinta otomotif. Sebelumnya, polresta kerap melakukan penindakan terhadap aksi balap liar di wilayah hukumnya.

 Baca Juga: Kekalahan Perdana PSIM Jogja di Super League gegara Tak Efektif Memanfaatkan Peluang

Karena itulah, polresta mendapat saran agar menyalurkan bakat itu lewat wadah resmi. "Dan kami siap mendukung. Kegiatan ini momen yang tepat karena bertepatan dengan HUT Lalu Lintas. Harapan kami bisa rutin digelar," kata Herbin usai pembukaan.

 

Antusiasme peserta terbilang luar biasa. Dia menyebut, tercatat 700 pembalap dari berbagai daerah ambil bagian. Mereka turun di empat kelas berbeda, yakni Bracket, Sunmori, Utama, serta Lokal Karesidenan Kedu dan memperebutkan hadiah mencapai Rp 115 juta.

 

Herbin berharap, ajang ini tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan juga mencetak atlet-atlet drag bike berprestasi. "Semoga tidak hanya di tingkat nasional, tapi bisa sampai internasional. Yang terpenting, junjung tinggi sportivitas dan utamakan keselamatan," tegasnya.

 Baca Juga: Rekor Tak Terkalahkan PSIM Jogja Kandas di SSA, usai Ditumbangkan Borneo FC 1-3 

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menilai, inisiatif Polresta Magelang ini tak hanya sebatas penegakan hukum, tapi mampu menghadirkan solusi kreatif. Sebab penindakan balap liar bukan sekadar tilang. "Hari ini kita lihat implikasinya jadi event yang bisa dinikmati bersama. Ini inovatif dan patut diapresiasi," paparnya.

 

Dia menambahkan, pemkab bersama DPRD akan mencari solusi agar para pecinta otomotif memiliki tempat latihan yang aman. Menurutnya, ketika sudah jadi event resmi, maka pemerintah harus hadir memfasilitasi.

 Baca Juga: Waspada! BMKG Yogyakarta Ungkap Potensi Gelombang Tinggi, Dipicu Sikon 93S

Tidak hanya itu, dengan dukungan penuh kepolisian dan pemerintah daerah, ajang drag bike ini diharapkan menjadi wadah positif bagi generasi muda. Selain menekan angka balap liar, event ini sekaligus membuka peluang bagi lahirnya atlet otomotif berbakat dari Kabupaten Magelang.

 

"Harapannya bisa melahirkan atlet drag bike Kabupaten Magelang yang berprestasi di ajang regional maupun nasional," jelasnya. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Kapolresta Magelang #otomotif #bhayangkara #Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar #drag bike #Lapangan Drh Soepardi Kota Mungkid #balap liar #bupati magelang #DPRD #Grengseng Pamuji #jalan soekarno hatta