SLEMAN - Isu soal status pemain lokal yang memiliki nilai pasar termahal di kompetisi sepak bola Indonesia kembali mencuat. Kali ini, isu itu mengarah kepada sosok winger PSS Sleman, Terens Puhiri.
Dikutip dari situs Transfermarkt, Terens Puhiri menjadi salah satu pemain lokal termahal di Championship 2025/2026. Pemain yang ditebus oleh PSS Sleman dari Borneo FC Samarinda ini tercatat memiliki harga pasar mencapai Rp 3,48 miliar.
Selain Terens, ada juga dua orang pemain lokal yang memiliki harga pasar sama. Mereka adalah pemain jebolan Timnas Indonesia yakni Bagus Kaffa dari PS Barito Putera dan Ramai Rumakiek dari Persipura Jayapura.
Meski rumor itu telah berhembus kencang di berbagai platform media sosial, pemain lincah yang dijuluki 'Si Anak Panah' itu dengan tegas menampik rumor tersebut. Ia menyebutnya sebagai isu yang berlebihan. "Ah itu isu-isu saja itu," ucapnya Selasa (9/9).
Sejak resmi berseragam PSS, memang Terens Puhiri langsung menjadi tumpuan di sektor sayap. Kecepatan dan kelincahannya sering kali menjadi andalan bagi pelatih untuk merepotkan barisan pertahanan lawan.
Apalagi dengan berbagai pengalamannya, banyak pihak yang menilai Terens merupakan pemain berkualitas. Wajar saja banyak pihak yang merumorkan jika pemain berusia 28 tahun ini memiliki nilai pasar mahal untuk sekelas kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia.
"Ah tidak sampai segitu juga (nominalnya). Namanya Indonesia kan," tuturnya. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun