RADAR JOGJA - Sama-sama memiliki koleksi empat poin di Grup K Kualifikasi Piala Dunia 2026, Latvia dan Serbia akan berhadapan di Stadion Daugava, Riga pada Sabtu (6/9) malam.
Selain unggul selisih gol atas tuan rumah di klasemen, Serbia juga memiliki satu pertandingan tersisa dan sedang mencatatkan rekor tak terkalahkan yang mengesankan menjelang akhir pekan.
Berkat keberhasilan mereka di babak playoff UEFA Nations League pada bulan Maret, Serbia baru dua kali berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 sejauh ini, tetapi pasukan Dragan Stojkovic sedang berada di puncak performa menjelang laga di bulan September.
The Eagles pertama-tama mengalahkan Austria dengan agregat 3-1 untuk mempertahankan tempat mereka di Liga A Nations League, sebelum meraih empat poin dari kemungkinan enam poin melawan Albania dan Andorra di Grup K pada bulan Juni, mencatatkan clean sheet berturut-turut.
Kedudukan imbang tanpa gol yang mudah dilupakan melawan Albania mendahului kemenangan mudah 3-0 atas Andorra, yang beberapa hari sebelumnya hanya mampu menahan Inggris dengan satu gol, tetapi akhirnya menyerah berkat hat-trick brilian Aleksandar Mitrovic di Leskovac.
Mitrovic hampir tidak mungkin merayakan penampilan ke-100-nya untuk tim nasional dengan cara yang lebih tepat, dan Serbia yang berada di posisi ketiga kini hanya terpaut satu poin dari Albania di zona playoff dengan dua pertandingan tersisa, sehingga kualifikasi mereka berada di tangan mereka sendiri.
Kemenangan meyakinkan atas Andorra pada bulan Juni juga menandai pertandingan keenam Serbia tanpa kekalahan di semua kompetisi, dan mereka tak terkalahkan dalam 11 pertandingan kualifikasi Piala Dunia terakhir mereka sejak kalah dari Austria pada tahun 2017, sebuah rangkaian yang meningkatkan moral sebelum reuni Euro 2024 yang menegangkan dengan Inggris minggu depan.
Latvia memang sudah takluk dari dominasi Three Lions di Grup K, tetapi pasukan Paolo Nicolato masih mencatat dua hasil memuaskan di kedua sisi kekalahan mereka dari tim asuhan Thomas Tuchel, yaitu mengalahkan Andorra dan menahan imbang Albania.
Hasil terakhir merupakan laga yang sangat penting bagi bek Latvia, Antonijs Cernomordijs, yang mencetak gol bunuh diri, menyamakan kedudukan, dan menerima kartu kuning yang membuatnya absen dari pertandingan ini karena skorsing.
Empat poin dari sembilan poin yang ditawarkan menempatkan Latvia di posisi keempat grup, di bawah Inggris yang sempurna, Albania yang berada di posisi kedua dan Serbia, lawan terdekat mereka, sehingga posisi playoff bisa menjadi milik mereka akhir pekan ini jika mereka menang.
Pertemuan ini akan menandai pertarungan kompetitif atau non-kompetitif pertama antara tim senior putra Serbia dan Latvia, meskipun kedua negara telah bertarung empat kali di level U-21, dengan hasil tiga kali seri dan satu kemenangan 2-0 untuk Eagles pada tahun 2007.
Head to head:
5 pertandingan terakhir Latvia:
11/06/2025 Latvia 1-1 Albania
07/06/2025 Latvia 0-0 Azerbaijan
25/03/2025 Inggris 3-0 Latvia
22/03/2025 Andorra 0-1 Latvia
17/11/2024 Latvia 1-2 Armenia
5 pertandingan terakhir Serbia:
11/06/2025 Serbia 3-0 Andorra
08/06/2025 Albania 0-0 Serbia
24/03/2025 Serbia 2-0 Austria
21/03/2025 Austria 1-1 Serbia
19/11/2024 Serbia 0-0 Denmark
Baca Juga: PT Freeport Indonesia Tak Lagi Menjadi Sponsor Pestapora 2025, Ini Alasannya!
Prediksi susunan pemain:
Latvia (5-4-1):
Zviedris (GK); Jaunzems, Balodis, Jagodinskis, Jurkovskis, Ciganiks; Varslavans, Ikaunieks, Saveljevs, Zelenkovs; Gutkovskis
Serbia (3-1-4-2):
Petrovic (GK); Stojic, Pavlovic, Milenkovic; Gudelj; Zivkovic, Lukic, Samardzic, Kostic; Mitrovic, Vlahovic
Prediksi:
Kami katkaan: Latvia 0-2 Serbia
Selain menyayangkan absennya bek berpengalaman seperti Cernomordijs, Latvia juga kekurangan pemain depan yang tangguh untuk benar-benar merepotkan lini belakang Serbia.
Vlahovic dan Mitrovic mungkin harus bersabar melawan tim tuan rumah yang mengandalkan pertahanan yang solid, tetapi pasukan Stojkovic memiliki daya serang yang terlalu kuat untuk meraih kemenangan.
Editor : Satria Putra Sejati