JOGJA - Gelandang bertahan PSIM Jogja Rahmatsho Rahmatzoda, tampil gemilang saat membela timnas Tajikistan U-23 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Pemain berusia 21 tahun ini turut berkontribusi mencetak satu gol dalam kemenangan 4-0 Tajikistan atas Nepal U-23 di Stadion Pamir, Dushanbe, Rabu (3/9) waktu setempat.
Dalam pertandingan itu, Rahmatsho tidak diturunkan sejak menit pertama oleh Pelatih Tajikistan U-23 Levan Khomeriki. Ia baru masuk sekitar menit ke-70 ketika timnya sudah unggul 2-0. Menjawab kepercayaan pelatih, gelandang bernomor punggung 63 di Laskar Mataram itu akhirnya mencatatkan namanya di papan skor.
Gol Rahmatsho tercipta pada menit ke-90 melalui tendangan keras setelah ia menerima umpan silang dari Fatkhullo Olimzoda. Cukup spesial, sebab itu menjadi gol perdananya bersama Timnas Tajikistan U-23.
Kemenangan tersebut mengantarkan Tajikistan U-23 memuncaki klasemen Grup K untuk sementara. Selanjutnya Rahmatsho dan rekan-rekannya akan menghadapi Filipina U-23 pada Sabtu (6/9).
Sebelumnya, Rahmatsho juga sudah mendapat kepercayaan memperkuat Tajikistan di CAFA Nations Cup 2025 yang berlangsung di Tajikistan dan Uzbekistan. Ia menegaskan, kesempatan kali ini terasa lebih spesial karena diproyeksikan menuju Olimpiade.
"Aku selalu senang ketika dipanggil timnas. Itu impian setiap pemain bola untuk jadi bagian tim nasional," paparnya.
Rahmatsho sendiri mengaku siap untuk tampil maksimal dan menunjukkan performa terbaiknya di setiap laga. Baik saat membela PSIM maupun timnas Tajikistan. "Keinginan utamaku menang dan berjuang sampai akhir," ujarnya penuh semangat.
Di sisi lain, Manajer PSIM Razzi Taruna menyambut bangga pencapaian gelandang muda tersebut. Menurutnya, performa Rahmatsho menjadi bukti kualitas yang dimiliki pemain asing PSIM. "Rasanya senang ada lagi pemain PSIM yang bisa membantu negaranya di timnas," ujarnya.
Razzi berharap, setibanya Rahmatsho nanti ke Jogja setelah membela timnas diharapkan membawa hal-hal positif. Begitupun sebaliknya, diharapkan ia membawa bekal positif ke timnas, imbas ia bermain di PSIM.
"Semoga pengalaman ini memberi dampak positif, baik untuk Tajikistan maupun saat kembali ke PSIM," kata Razzi.
Secara statistik, Rahmatsho tengah berada dalam performa yang cukup apik. Sejak awal musim BRI Super League 2025/2026, ia selalu jadi pilihan utama Pelatih Jean Paul van Gastel dalam empat pertandingan yang sudah dijalani PSIM. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun