Dari dua medali emas yang berhasil disabet oleh kontingen Kota Jogja, Imanuel Afridon Ompusunggu sukses merebut juara pertama di kelas 70 Kg cabor binaraga.
Imanuel menunjukkan penampilan terbaiknya dan mengungguli peserta lain dalam kompetisi yang berlangsung ketat itu.
Pembina Pemuda Batak Bersatu, Dewanto P Siregar menyebut keberhasilan Imanuel Afridon Ompusunggu di ajang Porda DIY 2025 ini telah menunjukkan dedikasi dan kerja kerasnya dalam bidang binaraga.
Sebab menurutnya dengan raihan juara pertama ini, Imanuel tidak hanya mengharumkan nama Kota Jogja, tetapi juga membuktikan dirinya sebagai salah satu atlet binaraga terbaik di DIY.
Tak lupa Dewanto pun juga berharap supaya para atlet yang berlaga di Porda DIY 2025 bisa terus menunjukkan sportivitas dan semangat untuk bertanding.
"Sekali lagi selamat kepada Imanuel Afridon Ompusunggu atas prestasinya yang gemilang. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerahnya," katanya, Jumat (5/9).
Pada ajang Porda DIY 2025 ini, diketahui kontingen Kota Jogja berhasil menyabet juara kedua dengan perolehan dua emas, satu perak dan satu perunggu.
Kota Jogja masih belum bisa mengungguli Kabupaten Bantul yang menjadi juara umum dengan meraup empat medali emas dari tujuh medali emas yang diperebutkan di Binaraga.
Selain empat medali emas, Bantul mendapatkan tambahan dua medali perak dan satu perunggu.
Pada posisi ketiga diisi oleh Kabupaten Sleman yang mendapatkan satu emas, dua perak dan empat perunggu.
Lalu disusul oleh Kabupaten Gunungkidul dengan raihan dua perak dan Kulon Progo meraih satu perunggu.
Ketua Umum Pengda PBFI DIY Haris Sutarta mengaku bangga melihat perkembangan atlet binaraga DIY dalam Porda DIY XVII 2025.
Dengan hasil itu, lanjut Harus, nantinya, para atlet itu akan menjadi andalan DIY pada kejuaraan di level yang lebih tinggi.
"Saya bangga dengan kemajuan atlet-atlet binaraga DIY, terutama di Porda ini. Mereka akan diandalkan DIY di kejuaraan di level nasional nantinya," tandasnya. (ayu).
Editor : Bahana.