RADAR JOGJA - Belgia akan melanjutkan kualifikasi Piala Dunia 2026 di grup J dengan bertandang ke Vaduz untuk menghadapi Liechtenstein pada Jumat (5/9) dini hari.
Belgia telah meraih empat poin dari dua pertandingan kualifikasi pertama mereka, sementara Liechtenstein masih mencari poin pertama mereka setelah tiga kekalahan beruntun.
Liechtenstein tentu tahu bahwa lolos ke turnamen besar pertama mereka adalah tujuan yang tidak realistis, mengingat mereka berada di peringkat ke-204 dalam Peringkat Dunia FIFA.
Namun, mereka tetap menargetkan peningkatan hasil di lima pertandingan kualifikasi terakhir mereka setelah memulai kampanye dengan tiga kekalahan beruntun tanpa mencetak gol.
Tim asuhan Konrad Funfstuck menderita dua kekalahan kandang berturut-turut dari Makedonia Utara dan Kazakhstan, sebelum akhirnya kalah 3-0 dalam pertandingan tandang melawan Wales pada bulan Juni.
Mereka kemudian mengalami kekecewaan lebih lanjut dalam pertandingan persahabatan melawan Skotlandia, kebobolan empat gol tanpa balas dalam kekalahan kelima berturut-turut mereka di semua ajang internasional.
Akibatnya, Liechtenstein terakhir kali terhindar dari kekalahan ketika mereka bermain imbang tanpa gol dengan Gibraltar dalam pertandingan Nations League bulan Oktober.
Liechtenstein akan menyadari bahwa dibutuhkan keajaiban untuk meraih kemenangan dalam pertemuan internasional pertama mereka dengan Belgia.
Sementara itu, Rudi Garcia sedang bersiap untuk memimpin pertandingan kelimanya sebagai pelatih Belgia setelah mengambil alih kendali sebelum playoff degradasi Nations League bulan Maret melawan Ukraina.
Garcia memimpin Belgia dengan kemenangan agregat 4-3 untuk mempertahankan posisi mereka di Liga A, sebelum timnya mengawali kualifikasi Piala Dunia dengan hasil imbang 1-1 yang mengecewakan melawan Makedonia Utara.
Mereka tampak akan kehilangan dua poin lagi ketika mereka menyia-nyiakan keunggulan tiga gol dalam pertandingan kandang melawan Wales, sebelum Kevin De Bruyne menyelamatkan pertandingan dengan gol kemenangan dramatis di menit ke-88.
Belgia saat ini berada di posisi ketiga Grup J, dengan tiga poin memisahkan mereka dari Wales yang berada di posisi kedua dan empat poin memisahkan mereka dari pemuncak klasemen Makedonia Utara.
Baca Juga: Tangis Kompol Cosmas Usai Dipecat Tak Hormat, Kasus Rantis Brimob Tewaskan Ojol Affan Kurniawan
Namun, mereka tidak akan khawatir pada tahap ini karena mereka memiliki keunggulan dua pertandingan tersisa atas dua tim teratas di grup, dan mereka tentu berharap meraih poin maksimal dari laga tandang ke Vaduz.
The Red Devils biasanya merupakan kekuatan yang tak terbendung di kualifikasi Piala Dunia, dengan 23 kemenangan dan lima hasil imbang dari 28 pertandingan kualifikasi terakhir mereka.
Head to head:
5 pertandingan Liechtenstein:
09/06/2025 Liechtenstein 0-4 Skotlandia
07/06/2025 Wales 3-0 Liechtenstein
26/03/2025 Liechtenstein 0-2 Kazakhstan
22/03/2025 Liechtenstein 0-3 Makedonia Utara
19/11/2024 Liechtenstein 1-2 San Marino
5 pertandingan terakhir Belgia:
10/06/2025 Belgia 4-3 Wales
07/06/2025 Makedonia Utara 1-1 Belgia
24/03/2025 Belgia 3-0 Ukraina
Baca Juga: Kompol Cosmas Kaju Gae Dipecat Tidak Hormat, Berpikir Pertimbangkan Banding
21/03/2025 Ukraina 3-1 Belgia
18/11/2024 Israel 1-0 Belgia
Prediksi susunan pemain:
Liechtenstein (5-3-2):
Buchel (GK); Meier, Traber, Wieser, Hofer, Goppel; Luchinger, Hasler, Sele; Pizzi, Luque Notaro
Belgia (4-2-3-1):
Courtois (GK); Meunier, Debast, Theate, De Cuyper; Tielemans, Vanaken; Saelemaekers, De Bruyne, Doku; Openda
Prediksi:
Kami katakan: Liechtenstein 0-5 Belgia
Meski tanpa Lukaku, Belgia tetap memiliki kekuatan yang cukup untuk menyulitkan Liechtenstein.
Mengingat perbedaan kualitas kedua tim, kami yakin the Red Devils akan meraih kemenangan kedua mereka di kualifikasi Piala Dunia 2026.
Editor : Satria Putra Sejati