SLEMAN - Tim medis PSS Sleman terus meng-update kondisi terkini para pemainnya memasuki pekan terakhir pramusim Agustus ini.
Ada beberapa pemain yang dinyatakan lulus dari meja perawatan, sementara yang lain masih proses pemulihan serta pemantauan karena sedang dibekap cedera ringan.
Dokter tim PSS Sleman dr Riko Arundito menjelaskan, saat ini kondisi pemain yang mengalami cedera serius telah menunjukkan kemajuan berarti.
Termasuk Fachruddin Aryanto dan Ferrel Arda Santoso yang telah mengikuti latihan dengan intensitas dinaikkan.
Untuk Fachruddin, setelah tim medis melakukan beberapa tes medis, bek senior tersebut dinyatakan lulus.
Pemain berusia 36 tahun itu mulai return to performance dan telah diserahkan ke pelatih fisik dengan pengawasan tim medis. "Saat ini juga sudah mengikuti latihan bersama," jelasnya Selasa (26/8).
Mengenai kondisi Ferrel Arda Santoso, tim medis PSS masih menunggu prosesnya dahulu agar bisa return to performance.
"Jadi kami kejar dahulu return to speed, baru nanti ke return performance-nya," ucap Riko.
Pada laga pramusim lawan PSPS Pekanbaru, Jumat (22/8) lalu, penyerang sayap Laskar Sembada Terens Puhiri tidak terlihat saat laga bergulir.
Hal ini terkonfirmasi dari dokter tim karena ada rasa nyeri dan tidak nyaman pada bagian paha saat melakukan gerakan eksplosif seperti melompat dan lari.
"Latihan terpisah yang kami berikan kepada Terens sebagai bentuk pencegahan saja agar dia bisa istirahat dahulu. Terhitung tiga kali laga pramusim dia menjadi starting line-up kami sarankan untuk istirahat. Perkembangannya, rasa nyeri sudah hilang namun kami pastikan aman secara medis. Jika hal itu sudah tercapai bisa kembali bergabung latihan," ungkapnya.
Tak hanya itu, Ahmad Nuri Fasya yang mendapatkan cedera saat melawan PSBS Biak, setelah pemerikasaan lanjutan tidak ada cedera ligamen atau otot.
Melainkan hanya benturan yang mengakibatkan pembengkakan. Prosesnya memakan waktu sekitar tiga pekan untuk latihan terpisah. "Sebelum lawan PSPS, Nuri sudah mengikuti latihan bersama," cetusnya.
Selain Nuri, cedera juga menimpa Dominikus Dion. Dari hasil USG yang diterima tim medis, pemain muda asli Sleman ini mengalami robekan otot, tapi saat ini sudah mulai sembuh.
"Kemudian kami cross check dengan yang bersangkutan ternyata sudah dirasakan pada Juni. Sementara untuk robekannya masih grade dua. Jadi selama tiga minggu ini kami pantau agar bisa menyambung secara presisi," tandas Riko. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun