JOGJA - Super big match akan tersaji di pekan ketiga BRI Super League 2025/2026, mempertemukan tuan rumah PSIM Jogja yang menjamu Persib Bandung. Pertandingan ini digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (24/8/2025).
Bagi PSIM, ini merupakan laga kandang kedua musim ini setelah pekan lalu Laskar Mataram menghadapi Arema FC yang juga bertempat di SSA. Dari hasil laga itu, salah satu hal yang menjadi perhatian publik dan turut dievaluasi adalah kualitas rumput lapangan.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Wendy Umar mengungkapkan, setelah laga melawan Arema, diakui memang ada beberapa catatan evaluasi dari iLeague. Ini berkaitan dengan warna rumput, kualitas, hingga pola dan garis lapangan.
"Evaluasi juga pemeliharaan rumput dan kondisi lapangan sudah dan terus dilakukan. Semoga di laga lawan Persib kondisinya jauh lebih baik," katanya Jumat (22/8/2025).
Wendy mengungkapkan, pengerjaan rumput di SSA sendiri sudah dilakukan sejak awal Agustus lalu. Memang membutuhkan waktu untuk kualitasnya bisa benar-benar optimal.
"Treatment dilakukan sejak awal bulan, karena last minute juga di SSA ini. Ada banyak catatan yang diperbaiki, itu semua kami kebut," ulasnya.
Dari estimasinya, kondisi dan kualitas rumput sendiri akan optimal jika sesuai timeline pengerjaan dan pemeliharaan, kurang lebih selama 40 hari. Setelah laga melawan Persib, pemeliharaan berkala juga masih akan terus dilakukan sampai kualitasnya benar-benar optimal.
"Estimasinya sampai prima itu 40 hari. Kami optimalkan di minggu ini, full treatment agar bisa maksimal dan lebih baik untuk lawan Persib," terangnya. (iza/laz)