RADAR JOGJA – Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena berharap para suporter terus bersabar meskipun tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut masih belum meraup satupun poin dari dua laga BRI Super League.
Persita membuka musim ini dengan kekalahan telak 4-0 dari Persija Jakarta, lalu di laga kedua takluk dari Persebaya Surabaya dengan skor tipis 1-0.
Pada laga selanjutnya, Persita akan melawan Madura United dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Rabu Pamelingan pada Minggu (24/8) mendatang.
“Tentu mereka (para fan) mengkritik saya karena mereka ingin (kami) menang seperti saya, kami menerima kritik, kami sadar kami tak tampil baik, kami kalah dua kali. Kami juga sedih, tapi kami berkomitmen untuk mengubah situasi," ujar Pena.
"Memulai musim dengan menghadapi Persija dan Persebaya bukanlah jadwal yang mudah, tapi kami tak mau mencari alasan. Kami sedih dan kecewa," lanjutnya.
"Saya meminta mereka untuk tetap percaya kami, kami akan berjuang, akan bertandang ke Madura di laga berikutnya, kami berjuang dengan mentalitas, dan semoga kami bisa segera mengubah situasi," jelasnya.
Menurutnya, para pemain Pendekar Cisadane tampil cukup gemilang dalam dua laga pembuka. Namun, dia tidak ingin menilai dan membicarakan secara individu saja.
"Saya tidak suka membicarakan pemain individu. Di babak pertama pertandingan berjalan dengan ketat. Jadi bermain di babak pertama bermain sebagai penyerang cukup sulit, karena pergerakan yang cukup kecil," kata Pena.
"Jadi cukup sulit bagi Matheus Alves di babak pertama. Hokky Caraka masuk di babak kedua dengan rasa percaya diri, dia bergerak. Dia mencoba untuk membuat pergerakan bagi rekannya, dan juga memiliki peluang untuk mencetak dua gol melalui sundulan," jelasnya.
Carlos Pena menilai timnya tidak boleh bergantung pada satu pemain saja dan harus mencari cara untuk memaksimalkan keberadaan semua pemain.
Karena itu, ia akan terus mencari strategi terbaik agar bisa memaksimalkan semua pemainnya.
"Ini adalah sesuatu yang harus kami ubah, jika ingin memenangkan pertandingan. Jadi saya tidak mau membicarakan pemain individu," pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati