JOGJA - PSIM Jogja mendapatkan amunisi baru jelang laga ujian berat di pekan ketiga BRI Super League 2025/2026. Setelah sebelumnya berjumpa dua tim besar, Persebaya Surabaya dan Arema FC, kini giliran sang juara bertahan Persib Bandung yang akan menjadi lawan Laskar Mataram.
Laga bergengsi ini dijadwalkan berlangsung Minggu (24/8) mendatang. Kemungkinan besar tetap akan dimainkan di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul.
Pertandingan ini berpotensi menjadi panggung debut bagi rekrutan anyar PSIM, Anton Fase.
Pemain yang berposisi winger itu baru saja diresmikan pekan lalu. Namun seluruh persyaratan administrasi dan dokumen pendaftarannya kini telah rampung.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Manajer Tim PSIM, Razzi Taruna. "Anton sudah clear semua, InsyaAllah bisa main lawan Persib Bandung," ujar Razzi, Selasa (19/8/2025).
Secara kondisi fisik, Anton dinilai cukup bugar untuk segera diturunkan. Meski begitu, manajemen dan tim pelatih menyadari proses adaptasi menjadi tantangan tersendiri bagi pemain berpaspor Belanda tersebut.
Dia harus menyesuaikan diri dengan gaya bermain dan skema PSIM. Tapi keuntungannya Anton tak perlu beradaptasi dengan iklim tropis dan kultur sepakbola Indonesia. Karena sebelumnya bermain di Liga Singapura bersama Balestier Khalsa.
"Mungkin secara fisik agak ketinggalan karena baru join. Semoga bisa segera adaptasi dan berkontribusi ke tim," tambah Razzi.
Diakuinya, rasionalisasi perekrutan Anton sendiri bukan keputusan sepihak manajemen. Nama pemain tersebut muncul atas rekomendasi langsung dari pelatih PSIM Jean Paul van Gastel.
Pelatih asal Belanda tersebut melihat bahwa Anton sebagai sosok winger dengan gaya bermain berbeda dibandingkan opsi sayap yang sudah ada dalam skuad Laskar Mataram saat ini.
"Orientasinya kami nambah winger yang gaya mainnya beda dari yang sudah ada, dan itu rekomendasi dari pelatih," beber Razzi.
Kehadiran Anton diharapkan bisa menambah variasi serangan PSIM, yang dalam dua laga awal musim masih kesulitan mencetak gol, meski berhasil tampil cukup bagus melawan dua tim besar. (iza/pra)