Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hingga Pekan Kedua BRI Super League, PSIM Jogja Datangkan Hampir 20 Pemain Baru, Target Realistis Bertahan di Liga 1

Fahmi Fahriza • Senin, 18 Agustus 2025 | 23:08 WIB

 

 

Yuliana Tasno, Direktur Utama PSIM Jogja.
Yuliana Tasno, Direktur Utama PSIM Jogja.

JOGJA - PSIM Jogja sudah dan masih melakukan perombakan besar-besaran skuad-nya untuk menjalani kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Hingga pekan kedua, Laskar Mataram telah meresmikan 27 pemain, 19 di antaranya merupakan rekrutan baru.

Jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah menjadi 20 pemain baru. Terutama dengan santernya kabar kedatangan Donny Warmerdam, gelandang muda asal Belanda yang diplot untuk posisi gelandang bertahan.

Direktur Utama PSIM Yuliana Tasno mengungkapkan, perubahan signifikan yang dilakukan PSIM merupakan kebutuhan tim agar bisa bersaing di level tertinggi.

"Rombak skuad PSIM cukup besar, kurang lebih 19 pemain baru didatangkan. Ini soal regulasi dan kebutuhan tim juga. Setelah koordinasi dengan pelatih, memang butuh ada penambahan," katanya Senin (18/8).

Sebagai tim promosi, Liana sendiri menyadari, Liga 1 atau Super League akan jauh lebih kompetitif dan berat dibandingkan Liga 2 yang dijalani PSIM musim lalu. Sehingga ada cukup banyak pemain yang terpaksa tidak dipertahankan PSIM.

"Tidak bisa dipertahankan semuanya, karena kualitas dan persaingan antara Liga 2 dan Liga 1 sangat berbeda jauh," ungkapnya.

Menurutnya, dengan komposisi anyar ini PSIM diharapkan bisa tampil lebih kompetitif dan bersaing menghadapi tim-tim lain di kasta tertinggi Super League.

"Harapannya juga biar tenang, bisa tidur nyenyak tiap malam kalau permainan dan komposisi tim bagus," kelakarnya.

Terkait target PSIM di Super League, Liana menegaskan tidak muluk-muluk. Secara realistis, fokus utama PSIM musim ini adalah bertahan di Liga 1.

"Kalau bisa masuk 10 besar saja sudah puji Tuhan. Tidak ada target harus lima besar. Kalau bisa tentu bonus dan akan senang banget," tegasnya.

Lebih lanjut ia juga menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak. Mulai suporter, stakeholder, hingga pemerintah daerah agar PSIM bisa tetap eksis.

Namun ia menambahkan dalam jangka panjang klub harus bisa mandiri.

"Harapannya PSIM bisa stabil di Liga 1 dengan ekosistem yang mendukung. Ekosistem ini secara holistik, mulai dari mindset, implementasi strategi, manajemen, pelatih, pemain, suporter, hingga pemerintah," tandasnya. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Van Gastel #Super League #Laskar Mataram #Yuliana Tasno #PSIM Jogja