Dari dua laga yang sudah dimainkan, Laskar Mataram baru kemasukan satu gol saat menghadapi Arema. Gol dicetak melalui ekseskusi titik penalti.
Hal itu jadi indikator positif di mana lini pertahanan PSIM masih terhitung solid di dua pekan perdana ini.
Untuk diketahui, lini pertahanan PSIM sendiri digawangi duet bek asing yakni Yusaku Yamadera dan Franco Ramos Mingo.
Kepada Radar Jogja, Yusaku mengungkapkan ia bekerja keras dan bekerja kolektif sebagai sebuah tim dengan pemain lainnya.
"Termasuk ketika saya menjadi man of the match di laga perdana, itu karena kerja kolektif tim," katanya, Minggu (17/8/2025).
Menyoal kerjasamanya di lini belakang dengan Franco Ramos, bek asal Jepang itu menuturkan Franco adalah bek yang kuat, dan dia bagus dalam duel bola-bola atas.
Sementara Yusaku sendiri merasa ia cukup bagus untuk membaca pertandingan, dan melakukan clearance bola di ruang-ruang sempit.
"Itu kekuatan saya. Jadi pada dasarnya kami berkomunikasi untuk itu dan membantu satu sama lain," paparnya.
Sejauh ini, diakuinya tidak ada kendala dalam adaptasi yang dilakukan. Sekalipun fahmi fahriza merupakan pemain yang baru didatangkan PSIM musim ini.
Sekaligus musim pertama Franco bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.
Di satu sisi Yusaku musim lalu sudah berseragam PSIM dan berkontribusi besar terhadap promosinya PSIM dari Pegadaian Liga 2 menuju Liga 1 BRI Super League tahun ini.
"Ada beberapa hal yang masih perlu dibenahi, termasuk chemistry saya dan Franco akan terus ditingkatkan. Tapi sejauh ini sudah cukup bagus," ungkapnya. (iza/laz)
Editor : Herpri Kartun