JOGJA - PSIM terus menambah kedalaman skuadnya mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Setelah resmi mendatangkan Anton Fase di posisi winger, Manajer tim PSIM Razzi Taruna mengungkapkan penambahan dua pemain juga akan terjadi di dua posisi berbeda.
"Ada penambahan dua pemain lagi, di posisi gelandang bertahan, dan posisi kiper," katanya, Sabtu (16/8/2025).
Dari rumor yang santer beredar, posisi gelandang bertahan akan diisi oleh Donny Warmerdam, pemain berusia 23 tahun berpaspor Belanda.
Razzi sendiri enggan menyebutkannya secara gamblang, namun pemain terkait akan tiba di Jogja hari ini.
"Sabtu sampai di Jogja, nanti bertemu dengan tim dan harapannya dia menonton pertandingan pas lawan Arema," ulasnya.
Sementara, gebrakan dilakukan oleh tim manajemen PSIM untuk menambah kekuatan di posisi kiper.
Razzi menuturkan bahwa kiper tersebut adalah pemain lokal, yang dipromosikan dari tim muda Elite Pro Academy (EPA) PSIM.
"Kiper lokal yang masuk dari tim EPA U-20, dia didaftarkan di EPA, didaftarkan juga di first team," tuturnya.
Dari pantauan Radar Jogja, kiper muda tersebut sudah ikut latihan bersama tim senior setidaknya sejak Kamis, (14/8).
Termasuk juga sudah ikut latihan di Stadion Sultan Agung (SSA) dalam persiapan PSIM mengahadapi Arema FC.
"Saya sudah bilang ke pelatih kiper, saya maunya dia latihan di first team juga supaya belajar sama kiper senior lainnya," tuturnya.
Dengan demikian, PSIM secara kalkulasi saat ini memiliki empat kiper.
Yakni Cahya Supriadi, Harlan Suardi, dan Khairul Fikri.
Hingga berita ini ditulis, nama kiper jebolan EPA tersebut belum diketahui namanya, dan belum ada statement resmi dari pihak klub.
Selanjutnya, jika nantinya Donny Warmerdam juga jadi diresmikan, maka PSIM akan memiliki total 29 pemain, dan 10 diantaranya adalah pemain asing untuk mengarungi kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Razzi menyadari, kompetisi yang akan dijalani PSIM sendiri akan cukup panjang, dan ia menginginkan ada komposisi pemain yang komplit di tiap posisi.
"Ini kan kompetisi panjang, kita enggak pernah tahu, semua pemain harus siap termasuk lokal, kompetitifnya juga harus bagus," pungkasnya. (iza)
Editor : Meitika Candra Lantiva