RADAR JOGJA – PSIM Jogja akan menjalani pekan kedua BRI Super League 2025/26 dengan menjamu Arema FC dalam pertandingan kandang di Stadion Sultan Agung, Bantul pada Sabtu (16/8) sore.
Baik PSIM maupun Arema berhasil meraih tiga poin sempurna di laga perdana. Laskar Mataram kalahkan Persebaya dan Singo Edan taklukkan PSBS Biak.
PSIM memberikan kejutan dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Jumat (8/8) lalu.
Meskipun terus tertekan, Laskar Mataram berhasil meraih kemenangan berkat gol telat dari Ezequiel Vidal di penghujung laga.
Dilain sisi, Arema pesta gol ke gawang PSBS Biak dalam kembalinya tim asal Malang tersebut ke Stadion Kanjuruhan pada Senin (11/8).
Dalberto Luan menjadi aktor utama dalam kemenangan Singo Edan dengan mencetak tiga gol atau hattrick.
Hattrick itu juga menjadi hattrick pembuka musim ini di BRI Super League.
Hasil tersebut juga menjadi kado indah bagi Arema FC yang merayakan ulang tahun mereka ke-38 dalam pertandingan itu.
PSIM dan Arema akan bertemu di pekan kedua. Laskar Mataram wajib waspada dengan keganasan penyerang Singo Edan.
Alarm waspada harus digemakan untuk mengatasi sektor penyerangan Arema.
Duet Rakhmatso Rakhmatzoda dan Yusaku Yamadera di sektor center back akan diuji dengan insting mencetak gol Dalberto.
Ini akan menjadi laga penting untuk Laskar Mataram setelah kembalinya ke kasta tertinggi setelah 18 tahun silam.
Dilain sisi, PSIM telah mendatangkan winger baru asal Belanda, Anton Fase yang dapat menjadi kunci untuk mendobrak pertahanan Arema.
Memiliki catatan yang cukup apik dengan tujuh gol dalam 12 pertandingan selama memperkuat tim asal Singapura, Balestier Khals, akan menjadi senjata rahasia Jean-Paul van Gastel.
Ada juga nama Rafinha yang belum menjalankan debutnya di Super League. Kelincahan top skor Laskar Mataram di Liga 2 tersebut dapat memberikan kekuatan tambahan di sektor penyerangan.
Editor : Satria Putra Sejati