Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Curi Poin Penuh di Surabaya, Yusaku Yamadera Tampil Jadi Tembok Kokoh dan Sabet Man of The Match 

Fahmi Fahriza • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 20:42 WIB
Aksi bek PSIM Jogjakarta Yusaku Yamadera saat mengawal lini pertahanan Laskar Mataram dalam laga melawan Persebaya Surabaya.
Aksi bek PSIM Jogjakarta Yusaku Yamadera saat mengawal lini pertahanan Laskar Mataram dalam laga melawan Persebaya Surabaya.
 
 
 
JOGJA - PSIM Yogyakarta membuka musim BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan penting.
 
Menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (8/8) malam lalu, Laskar Mataram sukses mencuri tiga poin lewat kemenangan tipis 1-0.
 
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal, dengan Persebaya mencoba mengambil inisiatif serangan di hadapan puluhan ribu Bonek Mania. 
 
Namun, PSIM tampil disiplin, terutama di lini belakang yang dikawal bek tengah asal Jepang, Yusaku Yamadera.
 
Baca Juga: Oliver Glasner Ancam Akan Tinggalkan Kursi Kepelatihan Crystal Palace Karena Pola Transfer Klub Yang Pasif
 
Bermain penuh selama 90 menit, pemain bernomor punggung 3 tersebut menjadi salah satu aktor kunci kemenangan PSIM, dengan berbagai sapuan dan penyelamatan nya di lini belakang. 
 
Penempatan posisi yang tepat, keberanian dalam duel udara, kemampuannya membaca ruang, serta ketenangan menghalau bola membuatnya terpilih sebagai Man of The Match dalam pertandingan tersebut.
 
"Pertama saya harus akui ini pertandingan yang sulit bagi kami. Intensitasnya jauh berbeda dibandingkan saat pramusim," katanya, Sabtu (9/8).
 
Baginya, kolektifitas antar lini jadi kunci kemenangan PSIM menghadapi Persebaya. 
 
Di mana, di atas kertas memang PSIM bukan unggulan dalam pertandingan tersebut.
 
Baca Juga: Lagu Indonesia Kena Royalti Saat Diputar Acara Komersial, Hoak!
 
"Kami tidak punya banyak waktu persiapan, tapi malam ini kami mampu bekerja sama dengan baik sebagai tim. Itu kunci kemenangan," ujarnya.
 
Laga tersebut juga menjadi pengalaman pertama pemain kelahiran 1997 untuk bisa bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Secara pribadi, atmosfer yang ia rasakan di GBT membuatnya terkesan. 
 
"Saya tidak menyangka dukungan suporter bisa sebesar ini. Atmosfer dan rasanya luar biasa," tambahnya.
 
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSIM yang baru kembali berlaga di Liga 1 setelah sekian lama absen. Yusaku sendiri berharap performa tim tetap konsisten hingga akhir musim. 
 
"Kami akan terus berusaha tampil optimal di tiap pertandingan, dan semoga kami bisa finis di lima besar klasemen," harapnya. (iza)
Editor : Meitika Candra Lantiva
#Yogyakarta #PSIM #2025 2026 #persebaya #BRI Super League #kemenangan #stadion gbt #Laskar Mataram #curi poin #surabaya