Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penyelesaian Akhir Para Pemain Masih Jadi Persoalan, PSIM Jogja Terus Berbenah dengan Sempurnakan Game Plan  

Fahmi Fahriza • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 05:08 WIB

MASIH BANYAK PR: Para pemain PSIM saat uji coba tanding sebelum kompetisi BRI Super League 2025/2026.
MASIH BANYAK PR: Para pemain PSIM saat uji coba tanding sebelum kompetisi BRI Super League 2025/2026.
JOGJA - Penyelesaian di final third atau sepertiga akhir lapangan masih jadi kendala PSIM Jogja. Dari hasil laga uji coba melawan PSIS Semarang Selasa (29/7/2025) lalu contohnya.

Laskar Mataram kurang klinis dalam penyelesaian akhir, sehingga dari banyak peluang yang tercipta, hanya berbuah satu gol.

Mengomentari situasi timnya, Manager PSIM Razzi Taruna menuturkan, bekal lima kali uji tanding yang sudah dilakoni jadi evaluasi penting. Termasuk, Jumat (1/8/2025) PSIM uji coba tanding secara tertutup.

"Pelatih kita butuh waktu, mengenal pemain baru, termasuk para pemain lokal dari pilihan staf pelatih yang lama,"  katanya kemarin.

Diakui, dari beberapa uji coba tanding yang dilakukan oleh PSIM memang secara pribadi ia tidak sepenuhnya puas.

Ia juga sudah berkoordinasi dengan Pelatih Kepala Jean Paul van Gastel terkait budaya uji coba tanding saat pre season di Indonesia.

"Budaya pre season Indonesia dan Eropa berbeda. Di sini kalah dua kali saja bahaya, pengaruhnya pada kepercayaan publik dan suporter.

Kami sampaikan ke suporter juga bahwa pre season ini tempatnya salah, eksperimen dan trial error," ulasnya.

Kendati demikian, ia menyadari hasil yang didapatkan oleh PSIM memang belum sepenuhnya optimal. "Termasuk saat lawan Bali United, kekalahan itu tetap tidak bisa diterima.

Itu jadi evaluasi penting bagi kami," tuturnya.

Saat ini ia dan tim terus berbenah dan menyiapkan diri jelang bergulirnya kompetisi. Salah satu yang diinginkannya adalah para pemain bisa fokus sejak menit awal, sehingga mitigasi gol di menit awal juga bisa diantisipasi.

"Fokus di menit awal belum maksimal. Ada risiko kebobolan menit awal, itu akan dibenahi," lontarnya.

Baca Juga: PSIM Jogja Kalah 0-1 dalam Laga Uji Coba Tanding Hadapi Barito Putera, Pelatih Jean Paul van Gastel Tekankan Pemerataan Menit Bermain

Selain itu, salah satu hal yang juga menjadi perhatian serius baginya adalah penyelesaian akhir para pemain saat mendekati kotak penalti lawan.

"Final third atau sepertiga akhir kita masih sering buntu. Kita masih punya waktu untuk menyempurnakan game plan itu," bebernya.

Hal senada turut disampaikan Direktur Utama PSIM Yuliana Tasno. Ia menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilakukan oleh timnya.

"PR-nya masih banyak. Terus terang saya belum puas, terutama melihat skuad yang sekarang," sebutnya.

Ketidakpuasan itu diilhami dengan langkah cepat tim mendatangkan pemain baru. Di mana saat ini sudah ada 26 pemain yang dimiliki.

Dalam waktu dekat, setidaknya akan ada penambahan satu pemain asing baru dan beberapa nama lain dari lokal. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#pre season #evaluasi #uji tanding #eropa #Razzi Taruna #trial error #game plan #Yogyakarta #PSIM #Final third #pemain asing #psim yogyakarta #Skuad #Jogjakarta #psis semarang #bali united #Jogja #pelatih #Yuliana Tasno #PSIM Jogja