JOGJA - Setelah 18 tahun menanti, PSIM Jogja akhirnya kembali ke kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia yakni Super League 2025/2026. Klub kebanggaan Kota Jogja ini meluncurkan tim, jersey, dan sponsor baru di Stadion Mandala Krida, Selasa (29/7) mulai pukul 14.30.
Acara mengusung tema Spirit of Mataram dengan tagline Sak Sukmamu, Sak Jiwamu. Tema ini mencerminkan semangat juang totalitas PSIM yang mengangkat nilai tradisi dan kebanggaan budaya Jogjakarta.
Secara garis besar, kembalinya PSIM ke kasta tertinggi ini juga menjadi simbol kebangkitan Kota Jogja beserta warga di dalamnya. Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
"Puji syukur kepada Tuhan pada 2025 ini untuk kali pertama dalam dua dekade, PSIM Jogja resmi meluncur di Liga 1, level tertinggi kompetisi sepak bola nasional," ucapnya Selasa (29/7).
Ia menegaskan, momentum ini akan menjadi refleksi penting terkait kesiapan semua elemen stakeholder, dalam menjaga eksistensi tim di level tertinggi. "Ini bukan sekadar pencapaian, tapi buah manis dari penantian panjang, dan doa tak putus dari seluruh elemen yang mencintai PSIM," jelas perempuan yang akrab disapa Liana itu.
Mewakili Laskar Mataram, Liana mengajak semua pihak menyongsong langkah tim ke depan dengan semangat positif. "Kita semua punya peran menjaga PSIM tetap berdiri kokoh di tempat yang telah lama kita nantikan," sebutnya.
Ia juga menegaskan langkah bersama dari seluruh stakeholder diperlukan demi nama besar Kota Jogja dan kebanggaan bersama keluarga besar PSIM. "Mari kita iringi perjalanan PSIM di Liga 1 dengan semangat positif, kinerja nyata, dan doa bersama," tandasnya. (iza/laz)