Semangat belajar tinggi dan etos kerja yang kuat, talenta-talenta muda Super Elang Jawa siap menunjukkan potensi besarnya dalam mengarungi kompetisi Championship musim 2025/2026.
Direktur Teknis PSS Sleman Pieter Huistra menjelaskan, sejauh persiapan yang telah dijalani saat ini, para pemain muda berhasil memikatnya.
Sebab, mereka mau terus bekerja dan tidak mau kalah saing dengan para pemain senior. "Pemain muda bekerja keras," ujarnya, Jumat (25/7/2025).
Selain mau bekerja keras, Huistra menilai para pemain muda itu juga mau banyak belajar.
Pelatih asal Negeri Kincir Angin ini pun yakin pada kompetisi nanti para pemain muda itu mampu menujukan keterampilan mereka di atas lapangan.
"Mereka mendengarkan dan mereka pemain-pemain yang baik," tuturnya.
Atas berbagai hal itu, Huistra mengaku tim pelatih sangat puas dengan adaptasi para pemain muda. Dengan potensi yang menjanjikan, ia yakin ke depan para pemain muda mampu menjadi tulang punggung tim.
"Saya senang bagaimana mereka meng-handle semuanya dan mereka mendengarkan kami," ungkapnya.
Selain itu, dengan pengalaman berharga yang mereka dapatkan saat ini, Huistra ingin para pemain muda terus berkembang.
Sebab tim kepelatihan PSS ingin mereka bisa terus bersinar dan membawa kebanggaan untuk tim. "Tentu saja hal ini jadi pengalaman yang baik juga untuk mereka," tandasnya.
Pada Championship musim 2025/2026 ini, PSS tercatat telah mempertahankan delapan pemain mudanya seperti Achmad Zidan Arrosyid, Alfian Pradana, Bima Zawawi, Fadel Ahmad Arrafi, Farrel Luckyta Widodo, Fidelis Davin Daniswara, Safaat Romadhona, hingga Rezin Diop Wamu.
Ada juga Muhammad Fariz yang musim lalu dipinjamkan ke PSIM Jogja kini telah kembali ke tim kebanggaan masyarakat Sleman.
Selain itu ada dua wajah lama yang juga dipertahankan yakni Hokky Caraka dan Dominikus Dion. (ayu/laz)
Editor : Herpri Kartun