KEBUMEN - Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri mengajak pendekar dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) selalu mengedepankan nilai persaudaraan. Hal ini ditegaskan kapolres saat meninjau langsung pengesahan warga baru PSHT di SMK Maarif 9 Kebumen, Sabtu (5/7) malam.
Kapolres berpesan agar ilmu bela diri yang dimiliki sebagai bekal membentuk karakter positif. Dia juga mengapresiasi pengesahan warga baru PSHT yang telah berjalan tertib. "Ilmu bela diri yang dipelajari nantinya bukan untuk menyakiti. Gunakan sebagai sarana melindungi diri dan orang lain," pesannya.
Menurut kapolres, semakin tinggi ilmu yang dimiliki, maka seseorang harus semakin bijaksana dalam bertindak. Hal tersebut merupakan cerminan dari jati diri seorang pesilat atau pendekar sejati. "Tanamkan nilai keikhlasan, persaudaraan serta rendah hati dalam setiap tindakan," tambahnya.
Dia mengajak agar pencak silat dimaknai sebagai bagian dari pembinaan mental dan karakter. Pencak silat juga dapat menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.
"Mari bersama ciptakan situasi kondusif. Jadilah pesilat yang berakhlak, berilmu, dan rendah hati," pungkasnya.
Secara umum, kegiatan pengesahan warga baru PSHT tersebut berjalan lancar dan khidmat. Prosesi ini diharapkan dapat sebagai ajang mempererat silaturahmi antar warga PSHT. Kapolres mengajak PSHT dapat menjadi pelopor organisasi dalam menciptakan suasana kondusif di Kebumen. (fid)
Editor : Heru Pratomo