RADAR JOGJA - Keduanya belum terkalahkan di Piala Dunia Antarklub 2025 sejauh ini, harus ada sesuatu yang terjadi saat Manchester City dan Al Hilal bertemu di babak 16 besar pada Selasa (1/7) pagi di Camping World Stadium, Orlando.
Pasukan Pep Guardiola berhasil lolos ke babak sistem gugur dengan poin maksimal, sementara tim asal Arab Saudi yang bertabur bintang harus puas berada di posisi kedua di belakang Real Madrid di grup mereka.
Setelah sekian lama tidak meraih gelar juara, Manchester City memberikan banyak penanda dalam fase grup yang nyaris tanpa cela, di mana mereka merupakan satu-satunya tim yang meraih sembilan poin dari kemungkinan sembilan poin dalam perjalanan mereka ke babak sistem gugur.
Setelah mencetak total delapan gol melewati Al Ain dan Wydad AC, the Citizens melanjutkan perjalanan mereka tanpa ampun saat dihadapkan pada ujian yang tampaknya lebih berat dalam bentuk Juventus, yang mereka hadapi dalam adu penalti langsung dari tempat pertama.
Namun, meskipun terdapat satu kesalahan dari Ederson (yang terselamatkan oleh kesalahan yang lebih buruk dari Pierre Kalulu) pasukan Guardiola berhasil meraih kemenangan telak 5-2 atas the Old Lady untuk memastikan diri mereka meraih medali emas Grup G.
Selain menyelesaikan fase pertama dengan poin dan jumlah gol terbaik secara keseluruhan, selisih gol Manchester City sebesar +11 merupakan yang terbaik dari jenisnya, dan mereka memimpin selama 89% dari waktu mereka di atas lapangan, sebuah rekor yang tak tertandingi.
Termasuk pada tahap akhir musim 2024-25 Premier League, the Citizens kini telah mencatatkan lima kemenangan beruntun di semua kompetisi, meskipun lawan mereka yang akan datang belum merasakan pahitnya kekalahan di Amerika Serikat.
Ketika Manchester City membiarkan para penyerang mereka berbicara di Grup G, Al Hilal hanya mampu mencetak tiga gol di Grup H, namun tiga gol tersebut sudah cukup untuk mendapatkan medali perak berkat penampilan lini pertahanan yang luar biasa.
Hanya Real Madrid yang berhasil melewati pasukan Simone Inzaghi di babak penyisihan awal; setelah bermain imbang 1-1, Al-Hilal berbagi hasil imbang tanpa gol dengan Red Bull Salzburg sebelum meraih kemenangan penting atas Pachuca di matchday ketiga.
Tendangan lob Salem Al Dawsari yang indah dan tap-in Marcos Leonardo di masa injury time memastikan tempat Saudi di babak sistem gugur, dan dengan hanya kebobolan satu gol dari tiga pertandingan, Al Hilal berbagi rekor pertahanan terbaik di babak penyisihan grup dengan Paris Saint Germain.
Sejak kekalahan 3-1 dari Al Ahli di semifinal Liga Champions AFC, Al Hilal tidak pernah kalah dalam delapan pertandingan beruntun, dan sejak saat itu mereka bersiap untuk pertemuan kompetitif kedua dengan klub Premier League.
Pertemuan perdana Blue Waves dengan tim Inggris membuat Chelsea menang 1-0 di semifinal Piala Dunia Antarklub 2021-22, tetapi memperbaiki kesalahan tersebut melawan tim dengan warna biru yang berbeda akan membawa Al Hilal ke perempat final melawan Fluminense atau klub yang pernah dilatih Inzaghi, Inter Milan.
Head to head:
14/07/2012 Al Hilal 1-0 Manchester City
5 pertandingan terakhir Manchester City:
27/06/2025 Juventus 2-5 Manchester City
23/06/2025 Manchester City 6-0 Al Ain
18/06/2025 Manchester City 2-0 Wydad Casablanca
25/05/2025 Fulham 0-2 Manchester City
21/05/2025 Manchester City 3-1 Bournemouth
5 pertandingan terakhir Al Hilal:
27/06/2025 Al Hilal 2-0 Pachuca
23/06/2025 RB Salzburg 0-0 Al Hilal
19/06/2025 Real Madrid 1-1 Al Hilal
27/05/2025 Al Hilal 2-0 Al Qadisiya
22/05/2025 Al Wehda 1-1 Al Hilal
Prediksi susunan pemain:
Manchester City (4-2-3-1):
Ederson (GK); Nunes, Khusanov, Gvardiol, O'Reilly; Gonzalez, Gundogan; Cherki, Foden, Doku; Haaland
Al Hilal (4-3-1-2):
Bono (GK); Cancelo, Tambakti, Koulibaly, Lodi; N. Al-Dawsari, Neves, Kanno; Milinkovic-Savic; Malcom, Leonardo
Prediksi:
Kami katakan: Manchester City 2-0 Al Hilal
Bertahan terkadang merupakan bentuk serangan terbaik bagi Al Hilal di fase grup, namun Manchester City yang dirotasi pun akan menemukan jalan untuk lolos pada akhirnya, dan pertandingan babak 16 besar ini akan menjadi pertandingan formalitas setelahnya.
Hilangnya Al-Dawsari juga merupakan pukulan telak baik secara ofensif maupun mental bagi sang raksasa Liga Pro Saudi, dan kita hanya dapat membayangkan Manchester City akan melaju ke perempat final tanpa kesulitan.
Editor : Satria Putra Sejati