RADAR JOGJA — Undian resmi FIFA U-17 World Cup 2025 yang digelar pagi ini di markas FIFA, Zürich, Swiss, menetapkan bahwa Timnas Indonesia U-17 akan bertarung di Grup C bersama tiga tim kuat: Brasil, Jepang, dan Kosta Rika.
Ini menjadi tantangan berat sekaligus kesempatan emas bagi skuad Garuda Muda untuk membuktikan kemampuan mereka di panggung dunia.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti Tukiman, mengakui bahwa hasil undian ini bukan perkara mudah, namun justru menjadi ajang pembuktian karakter dan kualitas pemain muda Indonesia.
“Kami tahu kualitas lawan sangat tinggi, tapi ini juga momen pembuktian generasi muda kita. Kami akan tampil dengan disiplin dan mental juara,” ujar Bima dalam konferensi pers virtual usai undian.
Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17 2025 melalui jalur klasemen Asia (AFC), melanjutkan jejak mereka di turnamen yang sama saat menjadi tuan rumah edisi 2023.
Tiga Lawan Tangguh
Berikut profil ringkas lawan Indonesia di Grup C:
1. Brasil (CONMEBOL)
Tim tersukses dalam sejarah Piala Dunia U-17 dengan 4 gelar juara. Dikenal dengan gaya bermain menyerang dan penuh kreativitas.
2. Jepang (AFC)
Juara Piala Asia U-17 2024, Jepang merupakan tim dengan organisasi permainan yang solid dan kecepatan tinggi di semua lini.
3. Kosta Rika (CONCACAF)
Salah satu tim kejutan dari Amerika Tengah.
Mereka punya sejarah tampil tak terduga dan sering menyulitkan lawan dengan permainan taktis.
Jadwal Pertandingan Grup C
• 6 November 2025 – Indonesia vs Jepang.
• 9 November 2025 – Indonesia vs Brasil.
• 13 November 2025 – Indonesia vs Kosta Rika.
Semua laga Grup C akan digelar di Qatar, tuan rumah turnamen tahun ini, dan disiarkan langsung melalui kanal resmi FIFA serta mitra penyiaran nasional.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan harapan besar terhadap performa tim meskipun berada di grup yang kompetitif.
“Kami ingin tim muda kita bertarung habis-habisan. Jika bisa tembus 16 besar, itu sejarah baru,” ujarnya.
Turnamen ini akan berlangsung mulai 5 November hingga 1 Desember 2025, diikuti oleh 24 negara dari 6 konfederasi.
Formatnya terdiri dari 6 grup, di mana dua tim teratas dari masing-masing grup dan empat peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak 16 besar. (Tri Advent Sipangkar)