Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tunggu Restu Polda DIY, PSIM Incar MagIS Jadi Markas: Panpel Upayakan Juni Ini Miliki Kandang Definitif

Rizky Wahyu Arya Hutama • Kamis, 19 Juni 2025 | 04:00 WIB
Pendukung PSIM Jogja memadati Stadion Mandala Krida Jogja
Pendukung PSIM Jogja memadati Stadion Mandala Krida Jogja

JOGJA - Manajemen PSIM Jogja melalui panitia pelaksana (Panpel), mengupayakan tim kebanggaan masyarakat Kota Jogja memiliki kandang definitif pada Juni ini.

Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sleman, tetap menjadi pilihan utama dari pihak manajemen sebagai markas Laskar Mataram untuk mengarungi kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 nanti setelah serangkaian upaya dan prosedur ditempuh.

Sebelumnya, pihak manajemen PSIM Jogja sudah sempat mengajukan permohonan penundaan jadwal pertandingan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga terkait dengan ketersediaan stadion.

Namun, Panpel menegaskan bahwa penundaan itu tidak akan melebihi Juni ini.

"Bulan Juni sudah fix betul. Segera kami proses prosedur-prosedur yang harus kami jalani," ujar Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar, Rabu (18/6/2025).

Setelah memproses berbagai prosedur yang diperlukan. Pihak manajemen PSIM Jogja tetap menunggu rilis jadwal resmi dari PT LIB untuk seluruh tim Liga 1.

Setelah jadwal keluar, koordinasi intensif akan dilakukan dengan pihak-pihak terkait, terutama kepolisian. "Arahan dari Polda boleh atau tidaknya," ungkap Wendy.

Menurutnya, keputusan dari pihak kepolisian, khususnya Polda DIJ, akan menjadi dasar utama bagi PSIM Jogja.

Jika Stadion Maguwoharjo tidak diizinkan untuk digunakan, maka pihak Panpel akan melampirkan surat penolakan tersebut kepada PT LIB sebagai dasar untuk mencari alternatif stadion.

Namun, saat ini fokus utama tetap pada upaya mendapatkan izin penggunaan Maguwoharjo.

"Sehingga kami ada dasarnya ketika kami ada pindah," tegasnya.

Meski begitu, Wendy menyatakan jika prioritas utama yang dilakukan oleh pihak manajemen PSIM Jogja adalah memastikan Laskar Mataram bisa bermain di Maguwoharjo dengan kehadiran penonton.

Sehingga Panpel melakukan pengajuan penggunaan stadion tersebut disertai dengan permohonan untuk menggelar pertandingan dengan suporter.

Hal ini sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan tak henti-henti dari dua wadah suporter, yakni Brajamusti dan The Maident.

"Kami juga tentunya menghargai jerih payah selama ini dukungan dari dua wadah suporter kami," lontarnya.

Selain itu, Manajemen PSIM Jogja juga berharap, dengan bisa bermain di Maguwoharjo, para suporter bisa menikmati pertandingan secara langsung.

Bahkan, ada harapan besar untuk bisa nonton bareng dengan suporter PSS Sleman.

"Mudah-mudahan nanti bisa dinikmati juga teman-teman dari PSS dari BCS kita bisa nonton bareng di Maguwo," tandasnya. (ayu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#MaGIS #Maguwoharjo International Stadium #stadion maguwoharjo #Laskar Mataram #POLDA DIY #kandang definitif #Panpel PSIM Jogja #PSIM Jogja