RADAR JOGJA - Thomas Frank telah menulis sebuah pesan emosional untuk Brentford yang dibelanya selama sembilan tahun menyusul kepergiannya untuk menjadi pelatih Tottenham Hotspur.
Manajer asal Denmark ini ditunjuk sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur menyusul pemecatan Ange Postecoglou pekan lalu.
Frank bergabung dengan Brentford pada tahun 2016 sebagai asisten manajer sebelum dipromosikan menjadi pelatih kepala pada tahun 2018.
Dia membimbing klub ke Premier League pada 2021 untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka dan berhasil mempertahankan mereka di divisi utama sejak saat itu.
"Waktunya telah tiba bagi saya untuk pindah. Tetapi, bahkan saat saya pergi, saya tahu saya telah meninggalkan sebagian besar hati saya di Brentford, tidak hanya di klub sepak bola tetapi juga dengan komunitas dan, tentu saja, para pendukung yang luar biasa dan setia," katanya dalam sebuah pernyataan.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada klub yang telah memberi saya kesempatan untuk mengejar impian saya dan untuk semua orang yang terlibat yang membuat perjalanan ini menjadi sangat berkesan.
"Bagi keluarga saya dan saya, merupakan suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari komunitas yang begitu istimewa - ini adalah pengalaman dan petualangan yang akan kami kenang seumur hidup. Jadi, terima kasih.
Brentford bersaing untuk mendapatkan posisi di Eropa untuk pertama kalinya musim lalu sebelum akhirnya gagal dan mengakhiri musim di posisi ke-10.
Dorongan mereka untuk mencapai Eropa merupakan cerminan dari cara klub yang pernah dijuluki Frank sebagai 'sebuah halte bus di Hounslow' yang secara rutin berusaha lebih keras dari yang seharusnya, terlepas dari sumber daya yang mereka miliki.
“Apa pun yang telah kami raih, kami raih bersama, dan kesuksesan kami dibangun di atas persatuan, semangat, keberanian, dan ambisi di setiap level klub dan di antara para penggemar,” katanya.
"Semua orang telah berkontribusi, dan setiap kontribusi sangat berharga. Saya tidak hanya meninggalkan sebuah klub sepak bola, saya juga mengucapkan selamat tinggal kepada teman-teman yang dukungannya selama masa-masa baik dan buruk akan selalu saya bawa.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih secara khusus kepada [pemilik] Matthew Benham. Kepercayaan dan persahabatannya sangat berarti dan fakta bahwa dia memberi saya kesempatan di sepak bola Inggris berarti saya akan selalu berhutang budi padanya. Terima kasih, Matt.
“Jadi, meskipun ini adalah perpisahan, saya berharap hubungan yang telah saya bangun dengan semua orang akan menjadi hubungan yang langgeng dan, tentu saja, kita akan bertemu lagi di dunia sepak bola yang luar biasa.”
Editor : Satria Putra Sejati