RADAR JOGJA - Gelandang Portugal, Joao Neves menegaskan bahwa final UEFA Nations League pada Senin (9/7) bukan hanya pertandingan Lamine Yamal melawan Cristiano Ronaldo.
Pertarungan antara Spanyol dan Portugal di Allianz Arena merupakan pertama kalinya pemain remaja sensasional Barcelona, Yamal, akan bermain melawan mantan bintang Real Madrid, Ronaldo, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di sepak bola internasional pria dengan 137 gol.
"Saya tidak melihat pertandingan seperti itu (Cristiano Ronaldo vs Yamal)," kata Neves. "Saya melihatnya sebagai Portugal melawan Spanyol. Bukan hanya Yamal yang ada di tim Spanyol, mereka sangat kuat secara kolektif. Begitu juga dengan kami. Ini bukan Cristiano, ini adalah tim nasional..."
Empat pemain Portugal, salah satunya Neves, membantu Paris Saint Germain meraih treble Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions yang bersejarah musim ini. Ronaldo, 40 tahun, masih menjadi kekuatan.
Ia mencetak gol kemenangan saat Portugal mengalahkan Jerman 2-1, pada pertengahan pekan untuk mencapai final.
Kapten Al Nassr ini selama dua musim berturut-turut menjadi pencetak gol terbanyak di Saudi Pro League.
Yamal, 17 tahun, memiliki awal yang sensasional dalam kariernya. Setelah memainkan peran penting dalam kemenangan Spanyol di Euro 2024, ia memenangkan La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol bersama Barca musim ini.
Ia telah mengoleksi enam gol dalam 20 penampilannya bersama Spanyol, dengan dua gol diantaranya tercipta saat Spanyol menang 5-4 atas Prancis di semifinal UEFA Nations League tengah pekan ini.
Yamal mengecilkan peluang untuk menghadapi Ronaldo.
Ketika ditanya apakah ia termotivasi untuk menghadapi kapten Portugal tersebut, Yamal mengatakan: "Jelas semua pemain sangat menghormatinya, dia adalah legenda sepak bola. Saya akan melakukan tugas saya, yaitu menang dan hanya itu."
Editor : Satria Putra Sejati