Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSSI Hadir Dalam Kongres FIFA 2025 Paraguay, Berikut Sejumlah Topik Yang Dibahas

Satria Putra Sejati • Sabtu, 17 Mei 2025 | 17:27 WIB
PSSI ikut andil dalam Kongres FIFA ke-75 di kota Asuncion, Paraguay
PSSI ikut andil dalam Kongres FIFA ke-75 di kota Asuncion, Paraguay

RADAR JOGJA - Kongres FIFA ke-75 tahun 2025 digelar pada Kamis (15/5) di kota Asuncion, Paraguay dimana PSSI juga turut andil dalam agenda tahunan tersebut.

Kongres itu Dihadiri oleh Presiden FIFA Gianni Infantino serta delegasi dari 211 negara anggota. Kongres tahunan ini menjadi forum penting untuk membahas isu-isu strategis yang akan membentuk arah sepak bola global dalam beberapa dekade ke depan.

Indonesia turut ambil bagian dalam ajang prestisius ini melalui kehadiran tiga perwakilan dari PSSI, yaitu Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Muhammad, Vivin Sungkono Cahyani, dan Sekjen Yunus Nusi.

Partisipasi PSSI ini mencerminkan komitmen dalam mendukung program dan tata kelola sepak bola yang lebih baik dari FIFA.

Dalam sambutannya, Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan laporan tahunan FIFA dan menyoroti berbagai pencapaian serta tantangan yang masih harus dihadapi dunia sepak bola.

Pria asal Swiss itu juga menegaskan pentingnya solidaritas antarnegara anggota dalam menjaga semangat olahraga yang inklusif dan bebas dari diskriminasi.

FIFA juga menggelar Pemilihan Komite berupa Komite Disiplin, Komite Etik, serta Komite Banding, Komite Tata Kelola, Audit, dan Kepatuhan.

Dalam kegiatan itu juga FIFA menggelar diskusi mengenai proposal yang diajukan asosiasi anggota mengenai sejumlah event sepak bola pada masa depan.

Selain itu, FIFA juga membahas sejumlah topik dalam diskusi tambahan antara lain:

Komitmen Melawan Rasisme

Infantino kembali menegaskan sikap tegas FIFA terhadap segala bentuk diskriminasi. Kongres melanjutkan pembahasan inisiatif global anti-rasisme yang telah disepakati sebelumnya, sekaligus menekankan pentingnya persatuan dan inklusivitas dalam sepak bola.

Baca Juga: Mohamed Salah: Tidak Seharusnya Trent Alexander-Arnold Mendapatkan Cemoohan Seperti Itu, Dia Pantas Mendapatkan Perpisahan

Piala Dunia Antarklub 2025

Format baru Piala Dunia Antarklub yang akan digelar pertama kali pada 2025 menjadi sorotan. Kompetisi ini tidak hanya menjanjikan kualitas tinggi dalam persaingan klub-klub terbaik dunia, tetapi juga menjadi sarana redistribusi dana solidaritas kepada klub-klub dari berbagai negara.

Piala Dunia Wanita 2027, 2031, dan 2035

Kongres menegaskan dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan sepak bola wanita. Selain mempersiapkan Piala Dunia Wanita 2027 yang akan berlangsung di Brasil, FIFA juga mulai membuka bidding untuk edisi 2031 dan 2035.

Piala Dunia 2023 dan 2034

Kesiapan penyelenggaraan Piala Dunia 2030 menjadi salah satu agenda penting. Turnamen ini akan digelar di Maroko, Portugal, dan Spanyol, dengan laga perayaan 100 tahun di Argentina, Paraguay, dan Uruguay. Sementara itu, Arab Saudi dipastikan menjadi tuan rumah untuk edisi 2034.

Pengembangan Sepak Bola Global

Program-program pengembangan seperti “Football for Schools” kembali disorot sebagai upaya membangun fondasi sepak bola dari akar rumput. FIFA juga memperkuat dukungan terhadap pertumbuhan sepak bola wanita secara menyeluruh.

Tata Kelola dan Kepatuhan

FIFA menggarisbawahi pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan federasi, termasuk dalam hal keuangan dan kepatuhan terhadap regulasi. Prinsip good governance menjadi landasan dalam memperkuat institusi sepak bola dunia.

Isu-isu Asosiasi Anggota

Kongres juga membuka ruang dialog terkait tantangan yang dihadapi oleh berbagai asosiasi anggota. Salah satu isu yang mencuat adalah situasi di Palestina, yang menjadi topik diskusi khusus dalam kerangka solidaritas dan bantuan kemanusiaan.

Baca Juga: Sebanyak 70 Persen Sekolah Dasar di Sleman Perlu Perbaikan Bangunan

Perkembangan Teknologi dan Regulasi

FIFA terus mengikuti perkembangan teknologi dalam olahraga. Kongres membahas inovasi yang mendukung keadilan pertandingan serta pembaruan regulasi yang relevan dengan dinamika modern sepak bola.

Kongres FIFA 2025 di Asuncion membuktikan sepak bola tidak hanya soal kompetisi di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana dunia bisa bersatu untuk membentuk masa depan yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan bagi olahraga paling populer di dunia ini.

Editor : Satria Putra Sejati
#kongres fifa #PSSI #FIFA #paraguay #gianni infantino