SLEMAN - PSS Sleman terus mematangkan diri menjelang laga hidup mati menghadapi tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Jumat (9/5/2025) nanti.
Pertandingan ini akan menjadi penentu nasib kedua tim untuk bertahan di Liga 1 musim depan.
Baik Super Elang Jawa (Elja), julukan PSS Sleman maupun Laskar Mahesa Jenar masih sama-sama berjuang untuk menghindari degradasi pada musim depan.
Saat ini, PSS berada di peringkat ke-17 klasemen sementara. Sedangkan PSIS Semarang pada posisi ke-18 dasar klasemen.
Melihat ini, pertandingan nanti sangat menentukan langkah kedua tim agar tetap bertahan di Liga 1 musim depan.
Mengingat, kedua tim ini masih mengoleksi 25 poin, PSS Sleman unggul selisih gol dari PSIS Semarang.
Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra memahami dengan posisi yang tengah dihadapi timnya kali ini.
Apalagi untuk saat ini seluruh tim, baik itu papan atas maupun papan bawah di Liga 1 sangat susah diprediksi.
"Yang paling penting kami harus memenangkan pertandingan, itu dulu yang pertama harus dilakukan," tegasnya, Rabu (7/5/2025).
Laskar Sembada julukan lain PSS Sleman, memang wajib memenangkan pertandingan melawan PSIS Semarang nanti.
Karena untuk saat ini jalan dari tim kebanggaan masyarakat Sleman ini masih ditentukan oleh tim lainnya.
Jika nanti di laga melawan Laskar Mahesa Jenar, PSS Sleman menelan kekalahan, maka bisa dipastikan asa dari tim kebanggaan masyarakat Sleman sudah tertutup untuk tetap bisa bertahan di Liga 1 musim depan.
Baca Juga: Dampak Hujan dan Angin Kencang, Sebabkan 15 Kejadian Pohon Tumbang dan Genting Beterbangan di Sleman
Di laga krusial ini Huistra tidak bisa mendampingi langsung tim di tepi lapangan. Ia harus absen karena akumulasi kartu kuning dalam dua pertandingan terakhir lalu.
Meski begitu, pelatih asal Belanda ini memastikan seluruh instruksi dan strategi sudah disiapkan matang-matang dalam sesi latihan.
"Ya cuma itu tujuannya kami harus menang, karena sesimpel itu hal yang harus dilakukan PSS Sleman," ujarnya.
Huistra juga mengaku telah memastikan bahwa anak asuhnya siap secara mental maupun fisik.
Ia berharap performa tim bisa setara dengan semangat yang sama saat menghadapi PSM Makassar beberapa waktu lalu.
"Kami hanya harus mempersiapkan tim yang baik, dan menurut saya para pelatih lain sudah mengerti apa yang saya inginkan," tandasnya. (ayu/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita