RADAR JOGJA - Paris Saint Germain mendapat dorongan menjelang leg kedua semifinal Liga Champions pada Kamis (8/5) dini hari melawan Arsenal dengan Ousmane Dembele dinyatakan fit, saat sang juara Ligue 1 ingin mengubah kekompakan skuat menjadi kunci satu tempat di final.
Dembele, yang mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 pekan lalu di Emirates Stadium, mengalami cedera otot dalam pertandingan tersebut, tetapi akan tersedia di Parc des Princes.
"Dia telah berlatih dengan skuat selama dua hari sehingga dia tersedia untuk pertandingan lawan Arsenal," kata pelatih PSG Luis Enrique dalam konferensi pers.
Ini merupakan kabar baik bagi tim PSG yang musim ini tidak terlalu mengandalkan kecemerlangan individu dan lebih mengandalkan semangat kolektif serta kematangan taktis yang sering kali tidak mereka dapatkan di musim-musim sebelumnya.
Luis Enrique, yang didatangkan untuk merombak tim yang dulunya dibentuk oleh para pemain bintang, tidak merahasiakan misinya untuk membangun sebuah tim yang mampu bersaing di level tertinggi.
"Musim ini kami telah berkembang pesat sebagai sebuah tim," katanya.
"Anda harus siap menghadapi skenario apa pun dan memperhatikan dari awal hingga akhir. Target untuk tahun-tahun mendatang adalah untuk terus meningkatkan proses tersebut," ujarnya saat ditanya tentang kekalahan di semifinal musim lalu dari Borussia Dortmund.
Evolusi yang stabil itu terlihat jelas pada leg pertama di London, di mana bentuk permainan Les Parisiens yang kompak, pressing agresif dan penguasaan bola yang terkontrol membuat frustrasi ritme serangan Arsenal.
Pemain bertahan Achraf Hakimi mengatakan bahwa identitas baru yang ditemukan tim telah menjadi kunci bagi penampilan mereka.
“Kuncinya adalah untuk menunjukkan kepribadian kami dengan dan tanpa bola dan menekan tinggi,” kata Hakimi.
“Arsenal harus merasa bahwa Parc des Princes adalah rumah kami,” imbuhnya.
Satu-satunya penampilan final Liga Champions PSG berakhir dengan kekalahan dari Bayern Munich pada 2020, sementara satu-satunya final Arsenal terjadi pada 2006 ketika mereka kalah dari Barcelona di Paris.
“Kami harus tampil sebaik pekan lalu, tetapi sementara banyak yang mengharapkan permainan yang sama, saya jamin ini akan sangat berbeda,” kata Luis Enrique.
Pemenang akan menghadapi Inter yang mengalahkan Barcelona dengan skor agregat 7-6 dan menanti di babak final tanggal 31 Mei di Munich.
Editor : Satria Putra Sejati