RADAR JOGJA - Ruben Amorim mengatakan bahwa memenangkan Europa League/ Liga Eropa pun tidak akan menyelamatkan musim Manchester United.
Manchester United akan menghadapi Athletic Club di leg pertama semifinal pada Jumat (2/5) dini hari, dengan satu tempat di final bulan depan dipertaruhkan.
Mengangkat trofi akan memberikan Amorim trofi di tahun pertamanya dan mendapatkan tempat di Liga Champions.
Namun dengan tim yang akan meraih posisi terbaik di Liga Spanyol, Amorim memperingatkan bahwa hal itu tidak akan menebus musim yang buruk.
"Kami tahu tidak ada yang bisa menyelamatkan musim kami, tetapi ini bisa menjadi sesuatu yang besar," kata Amorim.
"Memenangkan trofi, masuk ke Liga Champions untuk bermain di pertandingan Eropa tahun depan dapat mengubah banyak hal di klub kami di musim panas."
Amorim mengatakan bahwa memenangkan Liga Eropa akan menjadi "jalan pintas" menuju Liga Champions dengan MU sudah dipastikan tidak akan finis di posisi lima besar di liga.
Hal ini juga akan memberikan pelatih asal Portugal tersebut kesempatan untuk melakukan lebih banyak perubahan pada skuatnya di bursa transfer musim panas karena adanya dorongan finansial dengan bermain di kompetisi antarklub papan atas Eropa.
Namun, setelah hanya memenangkan enam dari 23 pertandingan Premier League/ Liga Inggris sejak tiba di bulan November, Amorim menegaskan bahwa memenangkan Liga Eropa tidak akan secara ajaib menyelesaikan semua masalahnya.
"Kami perlu mengubah banyak hal dan kami harus konsisten," katanya.
"Liga Eropa tidak akan mengubah apa pun dalam masalah kami. Itu akan memberi kami Liga Champions tahun depan, lebih banyak uang untuk dibelanjakan, tetapi masalahnya masih ada.
"Kami harus mengubah pikiran para penggemar dengan konsistensi, keputusan-keputusan yang baik, perekrutan yang baik, akademi yang baik.
"Inilah yang perlu kami ubah untuk membawa klub kami kembali ke puncak. Ini lebih merupakan jalan pintas untuk pergi ke pertandingan Eropa. Tidak lebih dari itu.
“Masalah-masalah yang harus kami selesaikan dengan cara yang berbeda dengan lebih banyak waktu dan kami sangat paham akan hal itu.”
Salah satu masalah Amorim adalah kurangnya gol dalam timnya.
Hanya Everton, Ipswich, Leicester dan Southampton yang mencetak lebih sedikit gol di Liga Inggris. Pada pertandingan terakhir, striker Rasmus Hojlund hanya mencetak gol keduanya di tahun 2025 dalam hasil imbang 1-1 dengan Bournemouth.
Manchester United menghadapi tugas berat untuk mematahkan Athletic Club, yang memiliki rekor pertahanan terbaik di Spanyol dan rekor pertahanan kandang terbaik di lima liga top Eropa dengan hanya kemasukan 10 gol.
“Mereka adalah tim dengan pertahanan terbaik di Spanyol di liga,” ujar Amorim, yang berharap bisa memasukkan Amad Diallo dan Matthijs de Ligt ke dalam tim setelah mereka kembali berlatih setelah mengalami cedera.
"Kami tidak mencetak terlalu banyak gol, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami.
"Kami tahu bahwa di awal pertandingan, 20 atau 30 menit terutama, mereka sangat kuat, sangat intens.
"Mereka menggunakan penonton untuk membawa permainan ke level yang berbeda. Kami siap untuk itu, jadi kami akan menghadapi tim yang sangat kuat."
Editor : Satria Putra Sejati