RADAR JOGJA - Para penggemar Leicester City mengecam pelatih Ruud Van Nistelrooy setelah melihat dirinya memeluk para pemain Liverpool setelah timnya terdegradasi dari Premier League/ Liga Inggris.
The Foxes menjadi tim kedua yang memastikan diri terdegradasi ke Championship setelah kalah 1-0 dari Liverpool asuhan Arne Slot, di King Power Stadium.
Tendangan Trent Alexander-Arnold melayang di bawah mistar gawang Mads Hermansen untuk memberikan degradasi kedua dalam tiga musim bagi the Foxes.
Leicester membutuhkan sebuah kemenangan di hari Minggu untuk menghindari degradasi, namun hal tersebut telah dipastikan dengan kemenangan Wolves atas Manchester United.
Dan mengingat bahwa anak asuh Van Nistelrooy belum mencetak satu gol pun di Liga Inggris tahun ini, hal tersebut terlihat tidak dapat dihindari.
The Foxes memberikan sedikit perlawanan dan menahan gol penentu kemenangan Liverpool hingga menit ke-77, namun tidak memiliki tendangan ke arah gawang.
Para penggemar Liverpool berteriak mengenai gelar juara ke-20 mereka yang tak terelakkan, sebelum wasit Stuart Attwell meniupkan peluit tanda berakhirnya waktu bagi Leicester City di Liga Inggris, dengan lima pertandingan tersisa.
Namun Van Nistelrooy tidak terlihat murung, ia justru tersenyum saat memeluk para pemain Liverpool, seperti Harvey Elliott di tengah lapangan.
Dan para penggemar Leicester (yang pernah merayakan gelar juara mereka sendiri di musim 2015-16) merasa sangat terpukul dengan sikap positif dari Van Nistelrooy.
Salah satu penggemar lainnya mengakui hal tersebut: “Kepala saya akan berada di Mars jika saya adalah seorang penggemar Leicester saat ini,” katanya.
“Leicester baru saja terdegradasi dan van Nistelrooy berjalan dengan senyum lebar di wajahnya,” imbuhnya.
Penggemar kedua berkata: “Van Nistelrooy tertawa dan bercanda dengan semua pemain Liverpool di sana. Anda baru saja terdegradasi, kawan.”
Sementara penggemar lain menambahkan: “Ruud tersenyum dan tertawa setelah kami baru saja terdegradasi. Anda tidak akan bisa menebusnya.”
Setelah degradasi klub dikonfirmasi, Van Nistelrooy mengatakan: “Ini sangat mengecewakan.
“Ini jelas bukan sesuatu yang terjadi dari hari ini hingga besok. Ada beberapa minggu sebelum hal ini terjadi.
“Meskipun kami tidak pernah menyerah, kami terus berjuang untuk setiap harapan yang kami miliki. Itu tidak terjadi sekarang.
“Saya berharap mendapatkan lebih banyak poin daripada yang bisa saya dapatkan dari pertandingan-pertandingan yang bisa saya pimpin.”
Van Nistelrooy hanya berhasil meraih dua kemenangan di liga atas Tottenham dan West Ham, kehilangan hampir 80 persen dari pertandingan Liga Inggris yang dipimpinnya.
Editor : Satria Putra Sejati